Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Ayo Tetap Aktif Berolahraga saat Mentruasi

Nofilawati Anisa • Selasa, 16 Maret 2021 | 21:21 WIB
TETAP SEHAT:  Meskipun sedang menstruasi, olahraga tetap disarankan untuk dilakukan agar tetap fit.  (IST)
TETAP SEHAT: Meskipun sedang menstruasi, olahraga tetap disarankan untuk dilakukan agar tetap fit. (IST)
SIDOARJO – Saat sedang menstruasi, banyak ladies yang cenderung memilih untuk berhenti berolahraga sejenak. Padahal, menurut penelitian, berolahraga saat menstruasi justru memiliki banyak manfaat. Salah satunya mengatasi gejala menstruasi (PMS).

Menghadirkan GTS 2 mini yang dilengkapi fitur Female Cycle Tracking, Amazfit mengajak para ladies di Indonesia untuk tetap aktif berolahraga selama masa menstruasi. Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan rutin memantau tanda-tanda kesehatan seperti jadwal menstruasi, saturasi oksigen, detak jantung, kualitas tidur, dan tingkat stress, para ladies pun dapat menjalani masa menstruasi dengan lebih sehat dan bahagia.

Dokter Monica Surjanto, Sp.KO, dokter kedokteran olahraga menjelaskan, selain dapat mengatasi gejala menstruasi seperti rasa lelah, pegal, nyeri ataupun kram, berolahraga saat menstruasi juga dapat meningkatkan hormon endorfin. Sehingga membuat mood menjadi lebih baik dan rileks. “Yang perlu diperhatikan oleh para ladies adalah memilih jenis olahraga yang tepat, karena tidak semua jenis olahraga baik dilakukan saat menstruasi,” ungkap dr. Monica.

Berikut ini jenis-jenis olahraga yang disarankan untuk dilakukan saat menstruasi. Melakukan latihan kardio dengan intensitas ringan pada saat hari-hari awal menstruasi. Ketika volume darah sudah tidak mengalir banyak, ladies dapat meningkatkan intensitas latihan menjadi intensitas sedang sampai tinggi. Pilihan latihan kardio seperti berjalan kaki, bersepeda, ataupun jogging.

Saat menstruasi, terjadi pelepasan hormon kewanitaan dan hal ini dapat menyebabkan perubahan pada struktur ligamen persendian sehingga rentan mengalami cedera, khususnya cedera robekan ACL. Latihan kekuatan otot tetap menjadi pilihan, namun hindari gerakan yang terlalu berlebihan agar tidak mengalami cedera.

Dua hingga tiga hari menjelang menstruasi adalah waktu yang tepat untuk melakukan aktivitas seperti yoga. Olahraga ini dapat membantu merilekskan tubuh dan berpotensi mengurangi gejala seperti kram, nyeri payudara, serta kelelahan dan nyeri otot. Sedangkan saat menstruasi sebaiknya hindari gerakan headstand karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Jika tidak mengalami gejala PMS selama menstruasi, ladies bisa memilih pilates. Perhatikan kondisi tubuh. Jika ternyata tubuh tidak berkinerja seperti biasanya, kurangi intensitasnya.

Untuk menguatkan komitmennya dalam mendukung terciptanya masyarakat Indonesia yang lebih sehat, Amazfit berinisiatif mengajak para ladies untuk menjalani gaya hidup sehat dan aktif dengan menghadirkan produk yang dirancang untuk melengkapi gaya hidup para ladies yaitu Amazfit GTS 2 mini. Smart watch ini menawarkan berbagai fitur kesehatan modern seperti Female Cycle Tracking, PAI Health System, 70+ Sport Modes, Sleep and Stress Monitoring, serta Blood-Oxygen Saturation Measurement. (uta/opi)

  Editor : Nofilawati Anisa
#Saat Mentruasi #Smart Watch #Radar Sidoarjo #Tetap Sehat #Olahraga