SIDOARJO - Partisipasi pemilih dalam Pilkada Sidoarjo 2024 mengalami penurunan. Diperkirakan hanya mencapai 70 persen dari total 1.479.539 pemilih.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan Pilkada 2020 yang tercatat sebesar 71,07 persen. Artinya, partisipasi pemilih Pilkada 2024 turun sebesar 1,07 persen.
“Hitungan kasar kami, walau belum final di angka 70 persen,” ucap Ketua KPU Sidoarjo, Fauzan Adhim.
Selain partisipasi pemilih yang turun, KPU Sidoarjo juga tidak berhasil mencapai target yang ditetapkan. Yakni sebesar 82 persen untuk Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo serta pemilihian Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.
“Kalau target kami, partisipasi pemilih memang 82 persen,” katanya.
Kendati demikian, KPU Sidoarjo sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengajak masyarakat datang ke TPS. Berbagai langkah dan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
KPU Sidoarjo hingga saat ini belum menganalisa penyebab turunnya angka partisipasi pemilih. Namun demikian, evaluasi tentunya tetap akan dilakukan.
Saat ini, KPU Sidoarjo masih menjalankan proses pleno penghitungan suara di tingkat kecamatan. Proses tersebut sedang berlangsung untuk memastikan hasil Pemilu yang akurat. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista