Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Anggota DPRD Sidoarjo yang Baru Dapat Pembekalan Ini Sebelum Dilantik

Annisa Firdausi • Rabu, 22 Mei 2024 | 22:25 WIB
PRA ORIENTASI: Anggota DPRD Sidoarjo yang baru mendapatkan pembekalan. (IST)
PRA ORIENTASI: Anggota DPRD Sidoarjo yang baru mendapatkan pembekalan. (IST)

SIDOARJO - DPRD Kabupaten Sidoarjo mengadakan pra orientasi bagi anggota DPRD yang baru terpilih di gedung paripurna Kabupaten Sidoarjo, Rabu, 22 Mei 2024. Acara tersebut dihadiri oleh 16 anggota DPRD yang baru terpilih dari berbagai partai politik.

Kegiatan itu merupakan tahap awal dari rangkaian orientasi yang akan dilaksanakan sebelum pelantikan resmi.

Ketua DPRD Sidoarjo Usman menyampaikan sambutan di hadapan anggota legislatif baru tersebut. Dia menegaskan pentingnya peran DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik. 

Menurut dia, DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah memiliki peran dan tanggung jawab dalam mewujudkan efisiensi, efektivitas, produktivitas, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

"DPRD harus melaksanakan hak, kewajiban, tugas, wewenang, dan fungsi sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan," ujarnya.

Lebih lanjut, Usman menekankan bahwa sebagai negara yang berdaulat rakyat, anggota DPRD harus mampu menyelesaikan masalah dan menjalankan amanah rakyat. 

Seorang anggota DPRD harus mampu menyelesaikan masalah. Dasar Negara Republik Indonesia mengamanahkan bahwa Indonesia adalah negara berkedaulatan rakyat, artinya rakyatlah yang memiliki kedaulatan dan kekuasaan di negeri ini. Maka, menjadi anggota DPRD berarti menjadi wakil yang akan menjalankan amanah dari rakyat.

Moh Sholeh, tenaga ahli DPRD Jatim dan akademisi Universitas Narotama yang juga bertindak sebagai pembicara dalam pra orientasi itu menegaskan pentingnya orientasi untuk meningkatkan pemahaman para anggota dewan terhadap tugas mereka.

"Orientasi ini sangat penting karena setiap anggota dewan memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Penting bagi anggota dewan untuk memahami peran dan fungsinya sebagai seorang wakil rakyat," kata Sholeh.

Menurut Sholeh, orientasi juga penting dilaksanakan untuk memberikan pemahaman terkait fungsi dan pengawasan kebijakan pemerintah selama masa jabatan yang melekat sebagai wakil suara rakyat. 

Dia menjelaskan, orientasi bagi anggota DPRD kabupaten kota dilakukan satu kali pada awal masa jabatan. Setelah mengucapkan sumpah atau janji anggota DPRD dan merupakan salah satu syarat bagi anggota DPRD untuk pendalaman tugas ke depan. 

Dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang tugas pokok dan fungsi sebagai anggota DPRD demi mewujudkan tujuan pembangunan daerah.

Elok Suciati, legislator terpilih dari fraksi PKB, menyambut baik kegiatan pengenalan kedewanan ini. Dia menilai megiatan orientasi ini dapat dijadikan momentum strategis untuk memperteguh komitmen dan motivasi untuk semua anggota DPRD. 

"Diharapkan sinergisitas antar anggota dewan dapat terbentuk dan mampu menyampaikan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat," ujar Elok Suciati.

Dengan adanya pra orientasi ini, diharapkan anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo yang baru terpilih dapat memahami tugas dan tanggung jawab mereka dengan lebih baik serta siap menjalankan amanah rakyat untuk pembangunan daerah yang lebih baik. (nis)

Editor : Annisa Firdausi
#orientasi #DPRD Sidoarjo #anggota dewan #Ketua DPRD Sidoarjo Usman