Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Pilkada 2024 Sidoarjo, Elektabilitas Subandi Tertinggi, Disusul BHS dan Mas Iin

M Saiful Rohman • Jumat, 17 Mei 2024 | 00:13 WIB

PILKADA: Direktur Media Survei Indonesia (MSI), Nanang Haromain saat jelaskan hasil surveinya. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
PILKADA: Direktur Media Survei Indonesia (MSI), Nanang Haromain saat jelaskan hasil surveinya. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
 

SIDOARJO – Sejak Bupati Sidoarjo non aktif Ahmad Muhdlor ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan KPK, peta politik jelang Pilkada 2024 mengalami perubahan.

Direktur Media Survei Indonesia (MSI), Nanang Haromain mengatakan, politik di Sidoarjo semakin menarik. Hal itu terjadi ketika status kasus Gus Muhdlor meningkat dari tersangka menjadi tahanan KPK.

"Hanya dalam hitungan satu bulan peta itu pertama kali pada april elektabilitas Gus Muhdlor ada di posisi pertama," ucapnya saat merilis hasil survei.

Menurutnya, hasil survei menjadi penting untuk dibaca stakeholder pemilu. Seperti kandidat, elit, partai, penyelenggara pemilu dan pemilih itu sendiri. Terlebih pada kandidat untuk memantaskan diri sebagai pemimpin.

Survei yang dilakukan MSI menempatkan elektabilitas Plt Bupati Sidoarjo, Subandi di urutan paling tertinggi dengan angka 36 persen. Disusul anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS) 27,7 persen.

Lalu putra mantan Bupati Sidoarjo, Ahmad Amir Aslichin (Mas Iin) 19,4 persen. Serta Ketua DPRD Sidoarjo, Usman 12,1 persen dan pengacara, M Sholeh 1,51 persen.

Kemudian untuk Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) elektabilitas paling tinggi ditempati oleh Mimik Idayana sebesar 29,5 persen. Disusul Ketua PCNU Sidoarjo, Zainal Abidin 21,5 persen.

Lalu, ada Adam Rusydi 17,7 persen, Syaikul Islam 10,9 persen, Samsul Hadi 8,1 persen, Sholikhul Umam 2,3 persen, Khalim 1,1 persen dan Edy Widodo 0,5 persen.

Kemudian jika disimulasikan, pasangan Subandi-Mimik Idayana ada di angka 40,3 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibanding simulasi pasangan lain.

Misalnya BHS–Syaikhul Islam yang hanya 29,5 persen. Ataupun Ahmad Amir Aslichin-Zainal Abidin yang hanya ada diangka 26,8 persen.

Berbeda jika BHS berpasangan dengan Mimik Idayana. Elektabilitasnya menjadi yang tertinggi dengan nilai 37,2 persen. Disusul Subandi–M Sholikhul Umam 30,5 persen. Amir Aslichin– Samsul Hadi 23,1 persen.

BHS tetap menjadi yang tertinggi bila berpasangan dengan Zainal Abidin. Nilai elektabilitasnya mencapai  35,8 persen. Disusul Subandi-Usman yang hanya mencapai 31,7 persen, serta Amir Aslichin – Edy Widodo 17,2 persen. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Subandi #Survei #Elektabilitas #BHS #Bupati #Mas Iin