“Erick Thohir memiliki tren kenaikan elektabilitas karena didukung banyak kalangan,” kata Pengamat Politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti, Kamis (05/05/2022).
Besarnya dukungan masyarakat kepada Erick Thohir menjadi modal sosial elektoral untuk menghadapi Pemilu 2024. Termasuk paling terbaru, adalah dukungan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) yang didukung Ketua Umum sekaligus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada Hari Lahir (Harlah) ke-88. Dukungan diberikan lantaran Erick Thohir yang merupakan Anggota Kehormatan Banser dinilai sebagai menteri dan kader terbaik yang dimiliki.
Pria yang karib disapa Gus Yaqut tersebut juga menginstruksikan agar GP Ansor satu komando ikut mendukung Erick Thohir menjadi pengayom masyarakat Indonesia selanjutnya. Lebih lanjut, Ray juga melihat dukungan diberikan ormas lainnya di samping GP Ansor.
Ormas-ormas ini terdiri dari lintas profesi dan tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Termasuk ormas nelayan, petani, generasi muda dan bahkan ibu-ibu rumah tangga maupun komunitas.
“Erick Thohir banyak didukung oleh berbagai kalangan termasuk GP Ansor, termasuk nelayan petani dan lain-lainnya,” ujar Ray yang juga Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima).
Ia kemudian menerangkan dukungan dari berbagai kalangan ini kemudian berbuah kenaikan elektabilitas Erick Thohir di peta perpolitikan nasional. Di mana berdasarkan hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia, Eks Presiden Inter Milan tersebut bersaing dengan Menparekraf Sandiaga Uno.
Berdasarkan hasil survei, Erick Thohir memiliki elektabilitas yang sama dengan Sandiaga Uno yakni di angka 2.4 persen. Angka tersebut mengalami peningkatan dari hasil survei sebelumnya yang hanya di angka 1.2 persen.
“Terlihat dari hasil survei trennya juga naik dan dukungan-dukungan dari ormas yang membuat Erick Thohir dilirik, itu sangat berpengaruh,” pungkas Ray.
Tambahan informasi, Erick Thohir termasuk salah satu kandidat potensial yang akan didukung oleh NasDem di kontestasi demokrasi mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Bendahara Umum (Bendum) NasDem, Ahmad Sahroni kepada publik belum lama ini. (rud/vga) Editor : Vega Dwi Arista