Ketua DPC PKB Sidoarjo Subandi mengatakan, ada beberapa agenda yang sudah disiapkan. Di tingkat ranting misalnya, akan ada pembentukan musyawarah. Selain itu juga membangun harmonisasi antara NU dan PKB.
Menurut dia, tidak perlu menunggu hingga 2024, segala persiapan sudah bisa dijalankan mulai sekarang. Sehingga kekuatan yang terbangun saat pelaksanaan pemilu bisa lebih maksimal.
"Tujuannya membangun kekuatan di semua sektor," katanya.
Apalagi pada 2024 mendatang target kursi di DPRD Sidoarjo meningkat. Saat ini ada 16 kursi yang berhasil diraih. Pada pileg mendatang, DPC PKB menargetkan minimal bisa meraih 18 hingga 20 kursi.
"Minimal satu kecamatan ada satu wakil rakyat dari kami," imbuhnya.
Selain mempersiapkan pileg, pihaknya juga mengevaluasi pemilihan bupati (pilbup) sebelumnya. Saat itu angka perolehan suara PKB dalam pilbup cukup tipis dengan kandidat lainnya. Hal tersebur membuat PKB harus melakukan evaluasi terutama di internal.
Subandi tidak ingin ada perpecahan di tubuh NU dan PKB. Untuk itu pihaknya mulai bangun harmonisasi dan koordinasi yang baik. "Jangan sampai ada perpecahan gara-gara jabatan,” tegasnya. (nis/vga)
Editor : Vega Dwi Arista