Kondisi demikian didukung dengan peningkatan elektabilitas yang signifikan. Survei Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu masuk dalam jajaran lima besar cawapres terkuat dengan persentase sebesar 8,6 persen.
"Mau dengan Ganjar, Prabowo, ataupun Anies, tetap beliau (Erick Thohir) sebagai cawapres adalah tokoh cawapres yang paling potensial," tutur Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago.
Pangi menyebutkan bahwa peningkatan angka elektabilitas yang terjadi merupakan sebuah pertanda sangat positif. Kondisi tersebut juga bisa menjadi modal kuat untuk maju pada kontestasi Pilpres 2024.
Kondisi demikian, dia menambahkan, tentu menjadi Erick Thohir sebagai cawapres paling potensial dari kalangan profesional. Menurut dia dengan modal yang dimiliki dapat membuat Erick Thohir figur yang sangat diperhitungkan.
"(Erick Thohir) Bisa menjadi penentu peta Pilpres 2024," sambung Pangi.
Kinerja mentereng yang terus diwujudkan Erick Thohir di Kementerian BUMN menjadi satu nilai tambah yang bagus. Membuat mantan Presiden Inter Milan ini cocok dengan figur kandidat capres potensial.
Ditambah lagi, dia menilai tingkat elektabilitas dalam Pilpres 2024 memiliki peranan yang cukup penting. Lantara dapat menjadi rujukan bagi partai politik (parpol) dalam mengusung pasangan calon.
"Karena Pilpres kita ini adalah lapangannya data, tidak ada incumbent dengan demikian faktor wakil menjadi kunci kalau salah ambil wakil akan bisa bunuh diri," tutur Pangi.
Sementara itu, terekam juga pada simulasi pasangan calon (paslon) untuk Pilpres 2024, Erick Thohir berhasil meraih keunggulan dengan angka elektabilitas tinggi. Hal itu terjadi bahkan ada pada dia model simulasi.
Tercatat dalam simulasi 2 model 3 Pasangan, duet Ganjar Pranowo-Erick Thohir sukses mendapat elektabilitas tertinggi dengan 30,4 persen. Disusul Anies Baswedan–Ahmad Heryawan 29,3 persen di posisi kedua, lalu Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar dengan 27,9 persen.
Kemudian pada simulasi 4 model 3 Pasangan, Duet Prabowo Subianto–Erick Thohir mendapat 31,2 persen elektabilitas tertinggi. Disusul oleh Anies Baswedan–Khofifah Indar Parawansa 28,2 persen di posisi kedua. Serta Ganjar Pranowo-Khofifah Indar Parawansa sebesar 27,1 persen. (rud/vga) Editor : Vega Dwi Arista