RADAR SIDOARJO - Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur rawan kecelakaan (black spot) Jalan Raya Trosobo, tepatnya di depan Perumahan Pondok Jegu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Senin (25/5) sore. Seorang pengendara motor perempuan tewas di lokasi setelah terlindas truk trailer yang langsung melarikan diri usai kejadian.
Korban diketahui bernama MHA, 20 tahun, warga Dusun Tenggulunan, Desa Watugolong, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor matik dari arah Trosobo menuju Krian.
Baca Juga: Perempuan Asal Surabaya Ditemukan Tewas di Pinggir Rel KA Sekitar Flyover Aloha Sidoarjo
Kanit Lantas Polsek Taman Iptu Harry Nurcahyo membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Setelah menerima laporan warga, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Trosobo. Saat ini anggota sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan kronologi secara pasti,” ujarnya.
Baca Juga: Diduga Tersenggol Mobil, Pemuda 25 Tahun Tewas Terlindas Truk di Balongbendo Sidoarjo
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban awalnya melaju di lajur kiri di belakang dump truk bermuatan sirtu. Korban diduga hendak berpindah ke lajur kanan untuk mendahului kendaraan di depannya. Namun, pada saat bersamaan, di sisi kanan melaju truk trailer.
Korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh dan terlindas roda kendaraan besar tersebut.
Baca Juga: Pemotor Tewas Usai Tabrak Pohon di Jalan Raya Kletek Taman Sidoarjo
Salah satu saksi mata, Wahyu, mengaku berada tepat di belakang korban saat kecelakaan terjadi.
“Korban mau mendahului dump truk dari sisi kanan, tapi di samping kanan ada truk trailer. Entah tersenggol atau bagaimana, korban tiba-tiba jatuh lalu terlindas. Setelah itu truk trailer langsung kabur,” katanya.
Baca Juga: WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi, Ini Penjelasan Imigrasi Surabaya di Sidoarjo
Iptu Harry menambahkan, lokasi kejadian memang dikenal sebagai titik rawan kecelakaan karena padatnya kendaraan besar yang melintas setiap hari. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi truk trailer yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Untuk penyebab pastinya belum bisa kami simpulkan. Kami masih menunggu hasil olah TKP dan pendalaman saksi-saksi. Sopir trailer yang melarikan diri masih dalam proses pencarian,” tegasnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Anwar Medika Balongbendo untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi juga mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Trosobo, khususnya ketika hendak mendahului kendaraan besar.
“Kami mengingatkan pengendara agar selalu memperhatikan ruang aman saat menyalip, terutama di jalur padat kendaraan berat seperti kawasan Trosobo ini,” pungkasnya. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista