Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Semarak Dies Natalis ke-30, SMPN 3 Candi Sidoarjo Gelar Tari Remo Massal hingga Aksi Peduli Lingkungan

Diky Putra Sansiri • Minggu, 15 Februari 2026 | 10:04 WIB
KOMPAK: Keluar besar SMPN 3 Candi dalam rangka Dies Natalis ke-30.(ANAS/RADAR SIDOARJO)
KOMPAK: Keluar besar SMPN 3 Candi dalam rangka Dies Natalis ke-30.(ANAS/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Semangat pelestarian budaya dan kepedulian lingkungan berpadu meriah dalam peringatan Dies Natalis ke-30 SMPN 3 Candi, Sidoarjo. Selama dua hari, Jumat, 13 Februari–Sabtu, 14 Februari, ratusan siswa menampilkan beragam kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler, mulai dari Tari Remo massal, membatik, hingga aksi bersih-bersih lingkungan.

Kepala SMPN 3 Candi Gufron, S.Pd., M.Pd., mengatakan peringatan Dies Natalis tahun ini dikemas berbeda karena dipadukan dengan kegiatan kokurikuler yang melibatkan seluruh siswa kelas 7 dan 8.

“Kegiatan ini kami kemas dalam bentuk kokurikuler sekaligus peringatan Dies Natalis ke-30. Jadi bukan hanya seremoni, tetapi benar-benar memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak,” ujar Gufron kepada Radar Sidoarjo, Minggu (15/2).

Pada Jumat (13/2), siswa kelas 7 menampilkan Tari Remo secara massal sebagai bentuk pelestarian budaya daerah. Selain itu, turut ditampilkan tari Reog, pertunjukan karawitan, serta berbagai penampilan ekstrakurikuler yang ada di sekolah.

“Anak-anak kelas 7 melaksanakan Tari Remo massal karena ini berhubungan dengan upaya melestarikan budaya untuk menjaga negeri. Kami ingin mereka memahami bahwa budaya adalah identitas yang harus dijaga,” jelasnya.

MERIAH: Tari Remo massal iringi Dies Natalis ke 30 SMPN 3 Candi Sidoarjo.(ANAS/RADAR SIDOARJO)
MERIAH: Tari Remo massal iringi Dies Natalis ke 30 SMPN 3 Candi Sidoarjo.(ANAS/RADAR SIDOARJO)

Sementara itu, siswa kelas 8 menampilkan kegiatan kokurikuler membatik yang terinspirasi dari sentra batik di wilayah Troloyo, Yogyakarta. Hasil karya siswa dipamerkan dalam bentuk pigura dan mendapat apresiasi dari para orang tua yang hadir.

“Kegiatan membatik ini kami tampilkan agar orang tua mengetahui bahwa program LOSe di SMPN 3 Candi tidak sekadar kegiatan biasa, tetapi benar-benar membekali anak dengan kompetensi dan keterampilan yang mereka miliki,” tegasnya.

Memasuki hari kedua, Sabtu (14/2), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penampilan Paskibra, Pramuka, serta berbagai ekstrakurikuler lainnya. Acara kemudian ditutup dengan hiburan musik dari luar sekolah untuk menghibur para siswa.

Tak hanya menampilkan kreativitas dan bakat, peringatan Dies Natalis ke-30 juga diisi dengan aksi nyata peduli lingkungan. Sejak pagi, siswa mengikuti kegiatan clean up di sekitar lingkungan sekolah dengan memungut sampah organik dan anorganik menggunakan kantong plastik yang telah disiapkan.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pembelajaran kepada anak-anak agar senantiasa mencintai lingkungan. SMPN 3 Candi adalah sekolah Adiwiyata Mandiri, sehingga kepedulian terhadap sampah menjadi tanggung jawab bersama,” terangnya.

Ia menambahkan, persoalan sampah saat ini sudah menjadi isu global yang membutuhkan kepedulian semua pihak, termasuk generasi muda.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa sampah adalah masalah kita bersama. Harapannya, ketika mereka dewasa nanti, mereka memiliki kesadaran untuk menciptakan budaya zero waste di masyarakat,” imbuhnya.

Memasuki usia ke-30 tahun, Gufron mengibaratkan sekolahnya seperti manusia yang telah matang dalam karier dan pengalaman.

“Kalau usia 30 tahun dianalogikan dengan manusia, itu adalah usia produktif dan matang. SMPN 3 Candi harus terus mengevaluasi diri, meningkatkan kualitas, dan mampu berkontribusi dalam perkembangan pendidikan di Sidoarjo,” pungkasnya. (nas/dik)

Editor : Guntur Irianto
#terbaru #Berita Pendidikan Hari Ini #Berita Pendidikan #Dies Natalis #tradisional #smpn 3 candi #Kegiatan #tari #event #murid #Guru #Meriah #remo #Ulang Tahun #Sekolah