Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMK Walisongo 1 Gempol Kembangkan Pembelajaran SCWH

M Saiful Rohman • Senin, 24 November 2025 | 23:28 WIB
BERKUALITAS: Kepala SMK Walisongo 1 Gempol, Mashudi Zakariah, S.Pd. MM. (ANAS/RADAR SIDOARJO)
BERKUALITAS: Kepala SMK Walisongo 1 Gempol, Mashudi Zakariah, S.Pd. MM. (ANAS/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - SMK Walisongo 1 Gempol terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui program SWASA Creators & Wellness Hub (SCWH), sekolah berkomitmen membangun sistem belajar yang lebih mendalam dan relevan bagi peserta didik.

Kepala SMK Walisongo 1 Gempol, Mashudi Zakariah, S.Pd., MM mengatakan, SCWH menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pendidikan yang kontekstual dan berorientasi masa depan. "Program ini dirancang agar pembelajaran tidak hanya mengubah cara belajar, tetapi juga membentuk karakter dan kreativitas siswa," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Senin (24/11).

Mashudi menjelaskan, ada sejumlah target dalam implementasi SCWH. Guru dituntut mampu menerapkan pembelajaran mendalam antara 70 hingga 90 persen. Sedangkan siswa didorong aktif dalam proyek industri, UPJ dan kolaborasi lintas jurusan.

Budaya belajar yang kolaboratif, kreatif, kritis, dan religius juga menjadi sasaran utama. "Fasilitas seperti laboratorium, co-working space dan Unit Produksi Jasa kami harapkan dapat dimanfaatkan lebih optimal," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat kemitraan dengan dunia industri dan dunia kerja (IDUKA). Hal tersebut dilakukan agar pembelajaran tetap kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman.

Mashudi menambahkan penyusunan SCWH dilakukan untuk menyelaraskan visi dan misi sekolah dengan prinsip pembelajaran mendalam. Program tersebut dirancang dengan strategi implementasi yang terstruktur dan berkelanjutan.

SCWH menyediakan panduan pembelajaran berbasis pendekatan Assess, Design, Implement, Measure. Melalui integrasi pembelajaran kolaboratif dan proyek nyata, siswa diharapkan berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam kreativitas, kepemimpinan dan karakter.

"Dengan hadirnya SCWH, kami optimistis dapat mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia usaha dan dunia kerja, kami berharap peserta didik memiliki kepercayaan diri dan kompetensi yang lebih kuat," pungkasnya. (nas/sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#SMK #Pendidikan #gempol #walisongo #Mutu