RADAR SIDOARJO - Ribuan siswa SMK YPM 8 Sidoarjo menggelar apel peringatan Hari Santri 2025 di Lapangan Kompi Kavaleri 3 Sumput, Rabu (22/10).
Apel hari santri yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia” itu diikuti seluruh santri dari Kecamatan Sidoarjo. Mereka datang bersama barisan Muslimat, Ansor, Banser, MWCNU, hingga pendekar Pagar Nusa.
Dalam Apel hari santri tersebut tersebut, siswa SMK YPM 8 Sidoarjo menampilkan atraksi dan teatrikal bertema kehidupan santri. Selain itu, sebanyak 600 lebih siswa kelas X memperagakan 30 jurus dasar Pencak Silat IPSI di lapangan.
Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo, Dr. Kisyanto mengatakan, kegiatan ini menjadi wujud komitmen sekolah dalam menguatkan semangat santri dalam mengawal kemerdekaan Indonesia. "Semangat ini kami arahkan untuk mewujudkan peradaban dunia melalui inovasi lingkungan seperti program Green Technopark," ucapnya saat ditemui Radar Sidoarjo.
Menurutnya, isu lingkungan menjadi perhatian penting bagi sekolah. Karenanya, dalam momen tersebut para siswa diajak memahami akan pentingnya menjaga lingkungan.
"Kalau kita ngomong peradaban dunia ya kita mulai dari kita dan anak-anak ini, mereka harus tahu kalau keadaan dunia sedang tidak baik-baik saja, khususnya untuk iklim dan lingkungan, itu yang kita tanamkan ke anak-anak untuk mengisi kemerdekaan dengan tindakan nyata," ujarnya.
Terkait pembentukan karakter santri, Kisyanto menyebut pihaknya tidak sekadar memberi imbauan kepada siswa. Namun, pihaknya berupaya membudayakan kecintaan terhadap lingkungan, bangsa, dan para pejuang kemerdekaan agar menjadi karakter melekat dalam diri siswa.
Usai Apel Hari Santri, kegiatan dilanjutkan dengan soft launching Green Techno Park SMK YPM 8 Sidoarjo. Program tersebut menjadi langkah konkret sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan dengan kegiatan belajar.
Waka Kurikulum SMK YPM 8 Sidoarjo, Aftoni menjelaskan, Green Techno Park menjadi wadah edukasi lingkungan bagi siswa dan masyarakat. "Di lokasi itu tersedia lahan tanam sayuran seperti bayam, sawi, kangkung, lombok, hingga terong serta green house untuk budidaya melon dan semangka," jelasnya.
Menurutnya, area edukasi tersebut juga terbuka untuk kunjungan siswa SD secara gratis. Setiap harinya, kunjungan dibagi dua sesi, yakni pukul 08.00 hingga 11.00 dan 13.00 hingga 16.00, lengkap dengan fasilitas snack bagi peserta.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari DLHK Sidoarjo, Dinas Pangan dan Pertanian, serta pihak Kecamatan dan Desa Sarirogo. Dukungan juga datang dari Ketua Yayasan YPM dan Komandan Kompi Kavaleri 3 yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut.
Aftoni berharap Green Techno Park dapat menjadi wadah edukasi berkelanjutan bagi generasi muda. “Harapan kami, dari tempat inilah tumbuh kesadaran anak-anak untuk mencintai alam dan menjaga bumi dengan tindakan nyata,” pungkasnya. (nas/sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista