RADAR SIDOARJO - SMA Antartika Sidoarjo kembali menggelar kegiatan Inspirative Parenting dengan tema “Rahasia Mengawal Ananda Sukses di Era Digitalisasi” pada Sabtu (13/9). Agenda tahunan ini dihadiri 428 siswa beserta orang tuanya, dengan tingkat kehadiran mencapai 99 persen.
Wakil Ketua Panitia, Fitri Rachma Mardiana, menegaskan bahwa kegiatan parenting ini menjadi ruang sinergi antara sekolah, orang tua, dan siswa.
"Tujuannya untuk mensinergikan antara orang tua, anak, juga sekolah. Jadi antara sekolah, anak, dan orang tua menjadi satu visi” ungkap Fitri ke Radar Sidoarjo.
Biasanya, parenting di SMA Antartika diadakan pada bulan November. Namun, tahun ini dimajukan agar selaras dengan agenda pemerintah terkait Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Karena dirasa untuk menghadapi TKA, diperlukan persiapan yang matang, baik itu siap secara kognitif maupun secara psikis, dukungan penuh dari orangtua sangat diperlukan anak-anaknya. maka dari itu parenting ini lebih diawali tujuannya agar anak-anak lebih siap dalam menghadapi berbagai ujian, salah satunya TKA," ungkapnya.
Ia menambahkan, Pada dasarnya sekolah sudah melakukan berbagai upaya untuk mempersiapkan peserta didiknya yang sudah berada di akhir jenjang, diantaranya mempersiapkan siswa menghadapi berbagai rangkaian seleksi jenjang karir seperti SNBP, SNBT,maupun seleksi jalur kedinasan. Lebih dari itu, sekolah juga memperhatikan kesiapan kognitif, psikis, spiritual, hingga kedekatan anak dengan orang tua.
“Selain persiapan kognitif Dan psikis, kami juga membiasakan kegiatan doa, istighosah, dan salat dhuha bersama. Semua ini untuk mengupayakan anak-anak agar siap lahir batin,” katanya.
Sebagai penguat materi, panitia menghadirkan motivator sekaligus inspirator pendidikan, Dr. Nafik Palil, M.Pd., yang juga merupakan wali murid alumni SMA Antartika. Kehadirannya diharapkan dapat memberi bekal praktis bagi orang tua dalam mendampingi anak menghadapi tantangan era digital.
Fitri menegaskan, parenting ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi juga wadah memperkuat dukungan orang tua terhadap karir anak-anak.
"Harapannya orang tua tidak bingung lagi memilihkan jenjang karir anak, lebih ridlho dan mantap memberikan restu dan mendukung apapun yang terbaik untuk anaknya dan pada akhirnya anak-anak bisa sukses menggapai cita-citanya, baik itu masuk perguruan tinggi negeri, atau masuk jalur kedinasan” pungkasnya. (nas/dik)
Editor : Guntur Irianto