RADAR SIDOARJO - SMPN 2 Waru tancap gas untuk rapat kerja membuat program-program baru di tahun ajaran 2025-2026. Pada Rabu (9/7), mereka langsung menggelar rapat kerja (raker) untuk menyusun program semester berikutnya.
Raker tersebut sekaligus menjadi ajang menata ulang penempatan guru sesuai bidang keahliannya. Langkah tersebut dinilai strategis untuk mendorong peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.
Rapat kerja turut dihadiri pengawas sekolah, Muhammad Isya, M.Pd. Dia menekankan pentingnya penerapan pendekatan deep learning dalam proses belajar mengajar.
Menurutnya, pendekatan tersebut akan menciptakan suasana belajar yang sadar, bermakna, dan menyenangkan. Dia juga menyampaikan pentingnya integrasi coding dalam materi pembelajaran.
Kepala SMPN 2 Waru, Ahmad Anwar, S.Pd., M.M., M.Pd mengatakan, kalau dirinya komitmen menjadikan sekolah yang dipimpinya menjadi lembaga pendidikan pilihan. Fokusnya adalah menggali dan mengembangkan potensi siswa sejak dini.
Untuk itu, ia akan melakukan psikotes dan placement test kepada peserta didik baru. Tes tersebut diharapkan mampu mendeteksi bakat dan minat siswa sejak awal.
Anwar menyebut, indeks prestasi sekolah terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Banyak lulusan SMPN 2 Waru diterima di sekolah-sekolah unggulan, baik negeri maupun swasta.
Dia menambahkan, sekolah terus berbenah demi menciptakan pendidikan yang inklusif dan berpihak pada siswa. Pola pendidikan yang holistik menjadi salah satu pijakan utama.
Anwar juga menyoroti keberagaman latar belakang siswa di SMPN 2 Waru. Menurutnya, perbedaan itu adalah kekuatan untuk membangun prestasi bersama.
Guru sebagai garda terdepan dunia pendidikan diminta terus meningkatkan kompetensinya. Salah satu program yang disiapkan adalah pengembangan diri untuk para pendidik.
Dengan arah program yang jelas dan dukungan tenaga profesional, SMPN 2 Waru optimistis bisa terus menorehkan capaian positif. Tahun ajaran baru dijadikan momentum untuk melangkah lebih baik. (sai/nas/vga)
Editor : Vega Dwi Arista