RADAR SIDOARJO - Sebanyak 356 siswa SMPN 3 Krian dilepas dalam acara Purna Siswa tahun ajaran 2024/2025, Sabtu (21/6) kemarin.
Kegiatan tersebut mengusung tema “The Moments Togetherness For The Next Step Of a Bright Future”.
Kepala Sekolah SMPN 3 Krian, M Fajar Sidik S.Pd.I, M.Pd mengatakan, tema tersebut menggambarkan pentingnya kebersamaan yang terjalin selama di sekolah sebagai bekal melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Menurutnya, acara tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan akhlak baik para siswa. “Anak-anak kami titip STMJ, Sholat dan Belajarnya dijaga, Tetap bakti kepada Orang Tua, Menjadi Manusia yang bermanfaat, Jadilah Juara sesuai bakat minat dimanapun kalian berada, bawa nama baik sekolah,” ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Minggu, (22/6).
Dia menambahkan, restu orang tua dan akhlak menjadi bekal utama dalam melanjutkan pendidikan. Pendidikan tidak hanya soal nilai, tapi juga soal karakter dan tanggung jawab.
“Kami berharap, anak-anak bisa menjaga sikap dan tanggung jawabnya, nilai akademik penting, tapi perilaku juga harus diperhatikan,” ujarnya
Ketua panitia, Septiawan Dwi Mauludin menyampaikan, kebersamaan menjadi modal penting dalam meraih kesuksesan. “Dari awal memang kami ingin menanamkan pentingnya kebersamaan, karena manusia tidak bisa hidup sendiri,” jelasnya.
Baginya, momen di SMPN 3 Krian harus jadi pijakan untuk menciptakan kekompakan. Langkah ke depan akan lebih ringan jika dilalui dengan semangat saling mendukung.
"Acara kami awali dengan pra acara yang diisi penampilan banjari, musik klasik, paskibra dan Pramuka, setelah itu dilanjutkan kirab penyambutan tamu undangan, kepala sekolah, waka dan wali kelas," jelasnya.
Prosesi sungkeman menjadi salah satu momen yang paling emosional. Siswa diminta memohon restu dan maaf kepada orang tua sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.
“Seperti di bulan Ramadan, kita kosong-kosong, anak-anak kami minta sungkem dan izin agar langkah selanjutnya dimudahkan oleh Allah SWT,” terangnya.
Siswa berprestasi non akademik, Ahmad Alsandi Novandri mengaku mendapatkan banyak pembelajaran selama tiga tahun belajar di SMPN 3 Krian.
“Teman-teman harus terus tingkatkan kemampuan, semua pengalaman, baik suka maupun duka, bisa jadi pelajaran berharga,” katanya.
"Tidak semua momen selalu menyenangkan, namun, semua itu penting untuk membentuk pribadi yang lebih kuat dan matang," pungkasnya. (sai/nas/vga)
Editor : Vega Dwi Arista