SIDOARJO - Dalam rangka mempererat silaturahmi dan memperkuat peran pesantren dalam pendidikan, Pondok Pesantren Al-Fattah Sidoarjo menggelar Takbligh Akbar. Hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen RI), Abdul Mut'i dan pengasuh Pondok Modern Tazakka Batang, Anang Rikza Masyhadi.
Hadir pula para tokoh ulama Sidoarjo, kiyai serta jamaah dari berbagai daerah. Hingga membuat kegiatan menjadi semakin berubah.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fattah Sidoarjo, Muhammad Fauzan mengatakan, kegiatan tersebut untuk mempererat hubungan antara pejabat, ulama dan masyarakat. Sekaligus menjadi bagian dari misi pondok pesantren dalam menguatkan nilai Islam rahmatan lil-alamin.
"Silaturahmi ini bertujuan untuk membangun kolaborasi antar pesantren, bukan sekadar kompetisi, terlebih Islam mengajarkan pentingnya bekerja sama dalam kebaikan," ucapnya kepada Radar Sidoarjo.
Tidak hanya itu, kegiatan itu juga untuk menjaga eksistensi Pondok Pesantren Al-Fattah yang didirikan oleh Almarhum KH Ahmad Subroto. Menurutnya, untuk menjaga kelangsungan pesantren, dibutuhkan kerjasama dari semua pihak, termasuk para wali santri.
"Yang dulu awalnya tidak dikenakan biaya, namun kini ada biaya operasional untuk keberlangsungan pendidikan," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Dikdasmen, Abdul Mut'i menyampaikan akan pentingnya ulama di tengah-tengah masyarakat. Dia yakin, masyarakat yang dekat dengan ulama, hidupnya akan selalu dilimpahi berkah.
"Dukungan para ulama sangat penting bagi saya untuk memajukan pendidikan, khususnya dalam mencetak generasi yang kuat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045," jelasnya.
"Saya berharap, pesantren dapat berperan lebih besar dalam mencerdaskan bangsa, dengan memperkuat sistem pendidikan di Indonesia melalui sinergi antara lembaga pendidikan, keluarga dan masyarakat," imbuhnya.
Mut'i menjelaskan, pihaknya tidak hanya akan fokus pada tiga pusat pendidikan tradisional. Tetapi ia juga akan mengembangkan empat pusat pendidikan, yakni keluarga, sekolah, masyarakat dan media.
"Ini sangat penting, agar pendidikan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan membentuk generasi yang lebih baik di masa depan," pungkasnya. (nas/sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista