Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Gelar Proyek P5, SD Negeri 1 Gelam Candi Sidoarjo Kenalkan Tanaman Sayur Hidroponik

M Saiful Rohman • Minggu, 17 November 2024 | 18:23 WIB
FOTO BERSAMA: Ibu Lurah sekaligus Ketua KWT Sri Astuti Ningsih tengah bersama siswa SDN 1Gelam  sesudah kenalkan tanaman sayur hidroponik. (ANAS/RADAR SIDOARJO)
FOTO BERSAMA: Ibu Lurah sekaligus Ketua KWT Sri Astuti Ningsih tengah bersama siswa SDN 1Gelam sesudah kenalkan tanaman sayur hidroponik. (ANAS/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - SD Negeri 1 Gelam Candi menggelar kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema "Gaya Hidup Berkelanjutan" yang melibatkan siswa kelas tiga dan empat. Kegiatan itu dilakukan untuk mengenalkan anak-anak tentang gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

Karenanya, anak-anak dikenalkan dengan salah satu kegiatan berupa penanaman sayur secara hidroponik.

Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Gelam, Sri Astuti Ningsih mengaku senang dengan kegiatan positif tersebut. Menurutnya, penanaman sayur hidroponik adalah metode yang sangat baik untuk memperkenalkan kepada anak-anak cara bercocok tanam yang sehat dan ramah lingkungan.

SEGAR: Para siswa SDN 1 Gelam saat melihat tanaman sayur hidroponik. (ANAS/ RADAR SIDOARJO)
SEGAR: Para siswa SDN 1 Gelam saat melihat tanaman sayur hidroponik. (ANAS/ RADAR SIDOARJO)

"Hidroponik menggunakan air sebagai media tanam, sehingga tidak ada tanah yang tercemar dan lebih minim penggunaan pestisida," ucapnya kepada Radar Sidoarjo.

Menurutnya penggunaan pestisida nabati pada tanaman hidroponik lebih aman untuk kesehatan. Terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Dalam kegiatan ini, anak-anak diajarkan untuk membedakan mana sayuran yang sehat dan mana yang kurang sehat. "Saya ingin, mereka nanti dapat lebih bijak dalam memilih makanan yang baik untuk kesehatan tubuh, serta lebih sadar akan pentingnya gaya hidup berkelanjutan," ujarnya.

Kegiatan tersebut tidak hanya mengenalkan anak pada cara bertani yang lebih ramah lingkungan. Tetapi juga mendekatkan mereka pada ketahanan pangan.

"Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat lebih menghargai makanan yang sehat dan memahami bagaimana proses pertanian dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan," jelasnya.

Kepala SD Negeri 1 Gelam Candi, Ninik Fatmawati menjelaskan, kegiatan P5 melibatkan kerjasama dengan Pemerintah Desa Gelam. "Kami bekerjasama dengan pemerintah desa untuk menyediakan bahan-bahan dan narasumber, termasuk Ibu lurah yang mendukung penuh kegiatan ini," ujarnya.

Selain hidroponik, sekolah juga bekerjasama dengan pemerintah desa untuk memperkenalkan seni budaya, seperti batik, kepada siswa. Dua kegiatan itu diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dan keterampilan siswa.

"Tentunya sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai budaya lokal pada siswa," terangnya.

Ninik berharap, kegiatan seperti itu dapat memperkuat karakter siswa, terutama dalam hal kemandirian, gotong royong dan rasa cinta terhadap lingkungan. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan karakter yang sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila," katanya.

"Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat dan dapat ditiru di lingkungan RT atau RW," pungkasnya. (nas/sai)

Editor : Vega Dwi Arista
#Gelam #SD #Sayuran #Tanaman #Hidroponik