Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

65,31 Persen Santri SMA AL Fattah Buduran Sidoarjo Berhasil Tembus PTN

M Saiful Rohman • Kamis, 25 Juli 2024 | 00:16 WIB

PRESTASI : Siswa SMA Al Fattah Sidoarjo masuk Perguruan Tinggi Negeri. (ANAS/RADAR SIDOARJO)
PRESTASI : Siswa SMA Al Fattah Sidoarjo masuk Perguruan Tinggi Negeri. (ANAS/RADAR SIDOARJO)
 

SIDOARJO – Siswa SMA Al Fattah yang juga santri Pondok Pesantren Al Fattah Banjarsari, Buduran, Sidoarjo berhasil masuk ke berbagai perguruan tinggi. Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baik melalui jalur undangan dan tes tulis (SNBP dan SNBT) maupun jalur yang lain.

Hal tersebut menjadi kebanggaan dan prestasi bagi SMA Al Fattah Sidoarjo. Sebab 49 santri tersebut mampu menunjukkan bila sekolah di pesantren juga mampu tembus ke PTN.

Rata-rata mereka diterima di PTN seperti Universitas Airlangga (UNAIR), Institut Tehnologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Universitas Negeri Malang (UNM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) serta PTN lainnya.

Prestasi  tersebut tidak lepas dari dedikasi kepala SMA Al Fattah Sidoarjo. Begitu juga dengan para guru yang telah membimbing dan mendampingi para santri.

Kepala SMA Al Fattah Sidoarjo, Ridwan Manan mengaku bangga dengan santrinya. Baginya hal itu sangat istimewa karena dari 49  santri, 65,31 persen diterima di PTN.

"Kami sangat terima kasih atas kerja sama dan inovasi dewan guru dalam mengantarkan para santri masuk berbagai perguruan tinggi negeri," ucapnya.

"Ini kerja keras dewan guru SMA Al Fattah Sidoarjo, jadi dewan guru berhasil memetakan potensi anak didik sehingga diterima di berbagai jurusan yang diinginkan," imbuhnya.

Melihat keberhasilan tersebut, pihaknya terus berusaha meningkatkan prestasi dan bekerja sama dengan lembaga lain dalam mengembangkan potensi para santri.

Bagi Ridwan, meningkatkan prestasi dan mengembangkan potensi tidak bisa lakukan sembarangan. Terdapat sistem yang baik untuk memetakan kemampuan santri.

Dia menerangkan, dewan guru  terus berinovasi untuk mengembangkan diri dan mengembangkan skil bakat kemampuan santri.

"Di situ mereka terus belajar, berinovasi dan berprestasi, anak-anak di didik berjuang, mandiri, disiplin dan berkerja keras untuk bersama memajukan sekolah," terangnya.

"Kami terus mengembangkan potensi anak-anak didik kami hingga mereka  mampu masuk PTN dan perguruan tinggi favorit lainnya, tentunya mereka juga mampu mengembangkan keilmuan, menjadi manusia yang bermanfaat di tengah masyarakat, karena mereka dibekali agama yang cukup," pungkasnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#SMA #Pondok Pesantren #Perguruan Tinggi #Buduran #perguruan tinggi negeri