Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Puluhan Siswa SMP Sepuluh Nopember Pamerkan Karya Batik Tulis

Vega Dwi Arista • Kamis, 2 Februari 2023 | 01:28 WIB
FOTO BERSAMA: Kepala SMP Sepuluh Nopember Saiful Tulus Jatmika tengah pakai batik di apit Liza sebagai pengawas SMP Dinas Pendidikan dan kebudayan Sidoarjo dan wali murid juga dewan guru siswa SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo
FOTO BERSAMA: Kepala SMP Sepuluh Nopember Saiful Tulus Jatmika tengah pakai batik di apit Liza sebagai pengawas SMP Dinas Pendidikan dan kebudayan Sidoarjo dan wali murid juga dewan guru siswa SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo
SIDOARJO - Puluhan siswa/siswi SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo memamerkan karyanya dalam gelar karya batik tulis, Senin (30/1) pagi. Kegiatan itu merupakan bagian dari Projek Pengangkatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Kepala SMP Sepuluh Nopember Sidoarjo, Saiful Tulus Jatmika mengatakan, kegiatan tersebut diberi tajuk Pesona Batik Spuber Wujud Akulturasi Budaya Sidoarjo. Dimana batik tulis Spuber merupakan kearifan lokal Sidoarjo.

"Jadi hari ini adalah bagian dari serangkaian membatik yang kemudian para siswa memamerkan dan mempresentasikan hasil karyanya," ujarnya kepada Radar Sidoarjo.

Tahapan membatin yang cukup panjang membutuhkan ketelitian lebih. Dimana para siswa juga didampingi oleh guru pada setiap kelompoknya. "Yang kami inginkan adalah menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam proses membatik itu," imbuhnya.

Ketua Pelaksana Gelar Karya, Harison Anggling Prakosa menjelaskan, sebelum para siswa diajari membatik, para guru terlebih dahulu diberi pelatihan. Mulai cara membatik, mencanting, hingga pada tahap pewarnaan.

"Tujuannya agar para guru dapat menularkan kepada para siswa sehingga siswa dapat memahami prosesnya dengan benar dan menghasilkan batik yang bagus," katanya.

Liza, Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Sidoarjo mengapresiasi kegiatan tersebut. Hasil karya siswa tersebut di luar dugaan karena menghasilkan karya yang sangat luar biasa baik. Tak kalah dengan perajin batik sebenarnya.

"Inilah salah satu penerapan dari kurikulum merdeka. Anak-anak lebih merdeka dalam belajar untuk mengeluarkan potensi dirinya masing-masing," imbuhnya. (far/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#Pelajar #SMP Sepuluh Nopember #Sekolah