SIDOARJO - Hari Raya Idul Adha identik dengan pembagian daging kurban, termasuk daging sapi. Banyak orang yang beride mengolah daging sapi kurban menjadi steak. Dengan harapan bisa menikmati steak yang empuk dan lezat seperti di restoran.
Namun, Dims the Meat Guy, seorang chef dan pemilik restoran steak ternama, justru tidak merekomendasikan mengolah daging kurban menjadi steak. Dia mengungkapkan alasan itu di akun TikToknya. Video itu sudah ditonton sebanyak 14 juta orang.
Meskipun sama-sama daging sapi, daging sapi hasil kurban Idul Adha umumnya tidak ideal untuk diolah menjadi steak.
Hal ini dikarenakan beberapa faktor, yaitu:
1. Potongan Daging yang Berbeda
Daging sapi kurban biasanya berasal dari sapi yang lebih tua dan berotot, yang menghasilkan potongan daging yang lebih keras dan banyak lemak. Potongan daging ini umumnya berasal dari bagian paha dan punggung. Potongan itu kurang ideal untuk steak dibandingkan potongan daging sapi premium seperti tenderloin, sirloin, dan ribeye.
2. Kurangnya Marbling
Marbling adalah garis-garis lemak dalam daging yang meleleh saat dimasak, menghasilkan tekstur empuk dan rasa yang gurih. Daging sapi kurban umumnya memiliki marbling yang lebih sedikit. Sehingga menghasilkan steak yang lebih kering dan kurang beraroma.
3. Teknik Penyembelihan
Sapi kurban biasanya disembelih dengan cara tradisional, yaitu dengan pisau tajam tanpa stunning terlebih dahulu. Teknik ini dapat menyebabkan stres pada sapi. Hal itu berakibat pada daging yang lebih alot dan kurang empuk.
Meskipun demikian, bukan berarti daging sapi kurban tidak bisa diolah menjadi steak sama sekali. Dengan teknik pengolahan yang tepat, seperti marinasi yang lama dan penggunaan metode memasak yang slow cooking, daging sapi kurban dapat diolah sehingga menjadi lebih empuk dan beraroma.
Berikut beberapa tips untuk mengolah daging sapi kurban menjadi steak:
* Pilihlah potongan daging yang lebih muda dan sedikit berlemak, seperti bagian has.
* Marinasi daging selama minimal 24 jam dengan campuran bumbu yang mengandung enzim pencerna daging. Seperti nanas, pepaya, atau kiwi.
* Gunakan metode memasak slow cooking, seperti merebus, braising, atau sous vide, untuk melunakkan daging secara perlahan.
* Potong daging melawan arah serat saat disajikan untuk tekstur yang lebih empuk.
Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat menikmati steak daging sapi kurban yang lebih lezat dan tidak alot.
Ingatlah bahwa kunci utama dalam mengolah steak adalah memilih potongan daging yang tepat dan menggunakan teknik memasak yang sesuai. (nis)
Editor : Annisa Firdausi