Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Ingin Gaya Hidup Sehat, Konsep Clean Label Makin Diminati

Nofilawati Anisa • Jumat, 26 Februari 2021 | 16:30 WIB
CLEAN: Proses pengolahan Re.juve melalui teknologi HPP (High Pressure) yang membuat produk lebih aman untuk dikonsumsi serta kandungan vitamin, mineral, antioksidan, enzim dan rasa tetap terjaga. (IST)
CLEAN: Proses pengolahan Re.juve melalui teknologi HPP (High Pressure) yang membuat produk lebih aman untuk dikonsumsi serta kandungan vitamin, mineral, antioksidan, enzim dan rasa tetap terjaga. (IST)
SURABAYA – Produk dengan konsep clean label di Indonesia saat ini sedang menjadi tren. Menyusul gaya hidup sehat yang kini menjadi fokus.

Richard Anthony, CEO dan Presiden Direktur Re.juve menjelaskan, clean label menjadi salah satu tren dan komitmen banyak brand makanan-minuman di berbagai negara. Tren itu muncul seiring dengan meningkatnya kesadaran konsumen akan pilihan asupan nutrisi alami untuk tubuh.

“Namun, di Indonesia sendiri belum banyak brand yang mengadopsi prinsip ini. Re.juve adalah merek cold pressed juice pertama di Indonesia yang mengadopsi prinsip clean label. Juga menjadi satu-satunya yang secara konsisten menjalankannya karena ini merupakan core value Re.juve,” ungkap Richard dalam webinar, Rabu (25/2).

Lebih jauh ia menjelaskan, Re.juve meyakini salah satu kriteria utama produk berbasis clean label, yaitu honesty and transparency terkait bahan dan proses pembuatan suatu produk. Hal itu sejalan dengan visi utama brand yang sudah diemban selama ini.

“Prinsip clean label mensyaratkan suatu produk untuk terbuat dari bahan-bahan alami tanpa bahan artifisial, minim proses, serta proses pengolahannya diinformasikan secara transparan atau dapat diakses
dengan mudah oleh konsumen,” paparnya.

Meski tidak tergolong baru, lanjut Richard, prinsip ini masih belum begitu populer di Indonesia. Padahal, produk yang menerapkan standar clean label dapat menjamin kualitas dan transparansi. Tidak hanya dari sisi kandungan bahan dan nutrisi, tetapi juga proses pembuatan dari hulu ke hilir.

“Penerapan clean label sendiri sudah dilakukan sejak awal mula Re.juve berdiri, diperkuat dengan kampanye ke konsumen yang dilakukan secara konsisten,” ungkap Richard.

Dokter Sylvia Irawati, M.Gizi, dokter gizi medik, menyatakan bahwa memenuhi kebutuhan nutrisi alami adalah salah satu kunci utama kesehatan yang prima. Kebutuhan ini bisa dipenuhi dari buah dan sayur segar maupun produk alternatif yang memiliki kualitas nutrisi serupa. “Secara umum, kebutuhan nutrisi alami tubuh dan keluarga adalah vitamin C, vitamin D, zinc, selenium, zat besi, dan protein,” ujarnya.

Berbagai nutrisi ini, kata dia, sangat krusial bagi tubuh. Sayangnya tidak selalu bisa dipenuhi dari asupan makanan sehari-hari. Hal ini cukup menjadi tantangan. Terutama bagi beberapa orang dan anak-anak yang sulit mencerna sayur dan buah secara utuh dalam jumlah besar setiap harinya.

“Bagi keluarga yang perlu memenuhi asupan nutrisi alaminya tetapi memerlukan metode yang lebih praktis, produk-produk yang memiliki standar clean label tentunya dapat menjadi alternatif yang ideal dan minim risiko untuk kesehatan di masa mendatang,” ujar Dokter Sylvia. (uta/opi)

  Editor : Nofilawati Anisa
#Clean Label #Re.juve #Alami #Radar Sidoarjo #Gaya Hidup Sehat