Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Remaja Asal Surabaya Diduga Disekap dan Dieksploitasi di Rumah Kos Sidoarjo

Suryanto • Minggu, 12 Juli 2026 | 13:58 WIB
NEKAT: Terduga pelaku saat diamankan. 
NEKAT: Terduga pelaku saat diamankan. 

RADAR SIDOARJO - Penanganan kasus dugaan penyekapan ǰterhadap seorang remaja perempuan berusia 14 tahun asal Surabaya di sebuah rumah kos di Desa Sepande, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, terus berlanjut. 

Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang kini telah berhasil dievakuasi dan dipertemukan kembali dengan ibu kandungnya.

Sementara itu, perkara yang sempat menjadi perhatian publik tersebut kini ditangani oleh Polresta Sidoarjo.

Tim Hukum Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Sidoarjo, Abdillah Hakki, mengatakan pihaknya memberikan pendampingan menyeluruh kepada korban, khususnya untuk memulihkan kondisi psikologisnya pascakejadian.

"Korban saat ini terus kami dampingi secara intensif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah asesmen psikologis guna mengetahui kondisi mental korban sekaligus mendukung proses pemulihannya," ujar Abdillah.

Berdasarkan hasil pendampingan, korban diketahui berkenalan dengan pria berinisial S (20), warga Blitar, melalui media sosial pada Januari 2026. Setelah sempat mengalami persoalan dengan keluarganya, korban diduga diajak meninggalkan rumah pada Maret 2026. Sejak saat itu, korban disebut berpindah-pindah tempat tinggal di sejumlah rumah kos di wilayah Sidoarjo, mulai dari Desa Kemiri hingga akhirnya berada di Desa Sepande.

Abdillah mengungkapkan, selama berada bersama terduga pelaku, korban diduga dipaksa mengamen dari rumah ke rumah untuk memperoleh uang. Korban juga beberapa kali berusaha melarikan diri, namun mengaku mendapat ancaman.

"Korban beberapa kali mencoba kabur, tetapi selalu diancam oleh pelaku. Bahkan korban mengaku sempat diancam akan dibunuh dan dibuang ke kawasan Jurang Cangar apabila berusaha melarikan diri," katanya.

Hasil asesmen awal DP3AKB juga mengindikasikan adanya dugaan kekerasan fisik, eksploitasi ekonomi, serta kekerasan seksual yang dialami korban. Korban mengaku pernah mengalami kehamilan yang kemudian berakhir dengan keguguran. Seluruh keterangan tersebut masih akan didalami lebih lanjut dalam proses penyidikan oleh penyidik kepolisian.

Saat ini, pria berinisial S telah diamankan setelah diserahkan oleh Pemerintah Desa Sepande kepada Polresta Sidoarjo. Penyidik masih terus melakukan pemeriksaan guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa serta memastikan dugaan tindak pidana yang terjadi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#penyekapan #diamankan #Pelaku #kos #Candi