RADAR SIDOARJO - Dua gerai milik Andik Prasetiyo di wilayah Sukodono dan Gedangan, Sidoarjo, menjadi sasaran pencurian dengan modus membobol dinding seng.
Aksi pelaku terekam kamera CCTV dan diduga dilakukan oleh komplotan yang sama.
Baca Juga: Dalam Hitungan Detik, Motor Warga Wonokarang Sidoarjo Digondol Maling
Andik Prasetiyo menjelaskan, pelaku diduga terlebih dahulu melakukan pengamatan terhadap gerainya di kawasan Sukodono saat masih beroperasi.
Setelah mengetahui kondisi di dalam gerai, pelaku kembali datang pada Kamis dini hari untuk melancarkan aksinya.
Baca Juga: Awas Maling Motor Satroni Kawasan Magersari Sidoarjo
“Siang atau sebelum outlet kami tutup dia monitor dulu di dalam itu seperti apa tempatnya. Setelah dia tahu di dalamnya seperti apa, dia malamnya atau dini harinya datang,” ujar Andik.
Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat mengenakan kaos oblong, celana di atas lutut, dan masker. Pelaku masuk dengan cara memotong bagian dinding gerai yang terbuat dari seng atau spandek.
Baca Juga: Sukses Maling Motor di Pabean Sedati Sidoarjo, Pelaku Kabur Zig-Zag
Menurut Andik, aksi pencurian itu dilakukan oleh dua orang dengan peran berbeda. Satu pelaku bertugas mengawasi situasi di luar, sementara satu lainnya masuk ke dalam gerai untuk mengambil barang-barang berharga.
Pelaku juga sempat mengarahkan kamera CCTV ke arah lain agar aksinya tidak terekam jelas.
Baca Juga: Ponsel di Taman Sidoarjo Dicuri Maling, Aksi Terekam CCTV
“Temannya yang satu nunggu di luar, yang satu eksekusi di dalam dengan cara menggunting spandek dari belakang ataupun samping yang tidak kelihatan dari depan,” katanya.
Tidak hanya sekali, pada 2 Mei lalu pelaku yang diduga sama kembali beraksi di gerai milik Andik di Desa Bangah, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.
Dalam aksi kedua tersebut, pelaku mengenakan hoodie dan celana pendek di atas lutut serta menggunakan modus yang serupa.
Akibat dua aksi pencurian tersebut, Andik mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Sejumlah barang yang hilang di antaranya televisi, tape, mesin checker, serta uang tunai modal usaha.
“Kerugian kami TV, tape, uang modal sama mesin checker ya kurang lebih antara Rp15 juta sampai Rp20 juta,” ungkapnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukodono Iptu Hasan Yusuf Efendi membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku berdasarkan rekaman CCTV serta keterangan saksi.
“Kami sudah menerima laporan korban dan saat ini anggota masih melakukan penyelidikan. Rekaman CCTV dan sejumlah barang bukti sudah kami amankan untuk proses lebih lanjut,” ujar Iptu Hasan Yusuf Efendi. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista