RADAR SIDOARJO - Aksi pembobolan konter telepon seluler (HP) di Dusun Jeruk, Desa Jeruk Gamping, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, berhasil digagalkan warga pada Minggu (8/3) dini hari. Dalam kejadian tersebut, satu pelaku berhasil diamankan warga, sementara dua pelaku lainnya melarikan diri dan masih dalam pengejaran polisi.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00. Aksi pencurian tersebut pertama kali terungkap setelah sejumlah remaja yang sedang bermain sepak bola di sekitar lokasi mencurigai gerak-gerik tiga pria yang mondar-mandir di depan area pertokoan Perumahan Mandiri Residence.
Salah satu saksi mata, Imron, mengatakan kecurigaan muncul saat para remaja melihat tiga orang pria berulang kali melintas di depan konter ponsel.
“Anak-anak yang sedang main bola di depan perumahan awalnya curiga melihat tiga orang itu bolak-balik di sekitar konter,” ujar Imron.
Merasa ada yang tidak beres, para remaja tersebut kemudian melaporkan hal itu kepada petugas keamanan (satpam) Perumahan Mandiri Residence.
“Mereka langsung melapor ke satpam perumahan,” tambahnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas keamanan segera menuju lokasi. Saat tiba di tempat kejadian, mereka mendapati pintu konter sudah dalam kondisi terbuka setelah gemboknya dirusak.
Kedatangan satpam membuat ketiga pelaku panik dan berusaha melarikan diri ke berbagai arah.
“Satu orang pelaku berhasil ditangkap satpam, sementara dua orang lainnya berhasil kabur,” lanjut Imron.
Untuk menghindari aksi main hakim sendiri, warga kemudian membawa pelaku yang tertangkap ke Balai Desa Keterungan untuk diamankan sementara sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
Baca Juga: Ponsel di Taman Sidoarjo Dicuri Maling, Aksi Terekam CCTV
“Pelaku sempat diamankan di Balai Desa Keterungan, kemudian dilaporkan ke polisi dan selanjutnya dibawa ke Polsek,” tutupnya.
Sementara itu, Kapolsek Krian AKP Galih Putra Samodra membenarkan adanya percobaan pencurian tersebut. Ia menjelaskan, para pelaku membobol konter dengan merusak gembok menggunakan besi panjang yang diduga semacam linggis.
“Pelaku merusak gembok toko menggunakan besi panjang sekitar setengah meter. Dari dalam toko, pelaku sempat mengambil beberapa barang seperti peralatan CCTV, holder HP, dan tripod HP yang dimasukkan ke dalam tas plastik hitam,” jelas AKP Galih.
Namun aksi para pelaku akhirnya gagal setelah warga memergoki dan meneriaki mereka, sehingga ketiganya berusaha melarikan diri.
“Satu orang pelaku berhasil diamankan warga, sedangkan dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran personel Unit Reskrim Polsek Krian,” tambahnya.
Polisi mengidentifikasi pelaku yang tertangkap berinisial UR (45), warga Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Sementara dua pelaku lainnya yang melarikan diri masing-masing berinisial L dan S, yang diketahui merupakan warga Kecamatan Krian.
Saat ini, pelaku yang tertangkap telah diamankan di Mapolsek Krian beserta barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu dua pelaku lain yang masih buron. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista