RADAR SIDOARJO - Rumah Tahanan Negara Perempuan Kelas IIA Surabaya menerima empat warga negara asing (WNA) tahanan baru dari Kejaksaan Negeri Surabaya.
Penerimaan dilakukan dengan tetap menjaga ketertiban serta memperhatikan aspek kemanusiaan.
Keempat WNA tersebut merupakan tahanan kasus pencurian perhiasan emas, yakni ZR dan YSM yang merupakan warga negara Pakistan, serta MRYM dan FR, warga negara Yordania.
Petugas memastikan seluruh dokumen administrasi lengkap sebelum para tahanan memasuki tahapan pemeriksaan lanjutan. Selain pengamanan, Rutan Perempuan Surabaya menaruh perhatian besar pada kesehatan tahanan baru sebagai bagian dari pelayanan dasar.
Keempat WNA menjalani medical check up berupa pemeriksaan tekanan darah dan tes urine kehamilan untuk memastikan kondisi kesehatan secara menyeluruh.
Hasil pemeriksaan menyatakan seluruh tahanan dalam kondisi sehat dan hasil tes urine kehamilan negatif.
Kepala Rutan Perempuan Surabaya, Yuyun Nurliana, menegaskan bahwa pelayanan yang diberikan tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga penghormatan terhadap hak dasar tahanan.
“Setiap proses penerimaan dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip humanis. Kami memastikan hak dasar, termasuk kesehatan dan keselamatan tahanan terpenuhi sejak awal mereka berada di Rutan,” tegas Yuyun.
Para tahanan selanjutnya ditempatkan di kamar hunian seperti tahanan lainnya dan akan menjalani masa mapenaling sebagai proses pengenalan lingkungan Rutan. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista