Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sempat Diamankan Warga Sukodono Sidoarjo, Dua Remaja Diduga Pesilat Akhirnya Dipulangkan

Diky Putra Sansiri • Senin, 10 November 2025 | 22:42 WIB
MERESAHKAN: Dua remaja yang sempat diamankan oleh warga di Dungus Sukodono, Sidoarjo.
MERESAHKAN: Dua remaja yang sempat diamankan oleh warga di Dungus Sukodono, Sidoarjo.

RADAR SIDOARJO - Dua remaja yang diduga ikut dalam konvoi perguruan silat di kawasan Sukodono, Sidoarjo, diamankan warga dan kemudian diserahkan ke polisi. Setelah menjalani pembinaan, keduanya akhirnya dipulangkan kepada orang tua masing-masing.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/11) dini hari, di sekitar perempatan Jalan Raya Dungus, Kecamatan Sukodono.

Saat itu, warga melihat rombongan sekitar 50 orang yang diduga berasal dari salah satu perguruan silat melakukan konvoi dari arah Kletek, Kecamatan Taman, menuju Sukodono. Rombongan tersebut diduga mencari sasaran untuk membuat keributan.

Ketika melintas di perempatan Dungus, dua peserta konvoi berhasil diamankan warga. Motor Honda Vario hitam yang mereka kendarai bahkan sempat diceburkan ke sungai oleh warga yang geram atas aksi tersebut.

Setelah diamankan warga, kedua remaja itu kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian dan dibawa ke Mapolsek Sukodono untuk dimintai keterangan.

“Meski tidak ditemukan senjata tajam, aksi konvoi seperti ini sudah mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar Kapolsek Sukodono AKP Saadun, Senin (10/11).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui para remaja tersebut melakukan konvoi setelah menghadiri acara kopi darat (kopdar). Sebagai bentuk pembinaan, polisi memanggil orang tua masing-masing remaja untuk hadir ke kantor polisi.

“Mereka tetap kami amankan untuk dibina. Kami panggil orang tuanya agar menjadi saksi bahwa anak-anak mereka sudah kami amankan dan diberi pembinaan,” jelas Saadun.

Usai menjalani pembinaan, kedua remaja tersebut dipulangkan kepada orang tua mereka dengan harapan kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami minta agar kegiatan seperti ini dihentikan. Selain merugikan diri sendiri, juga bisa membahayakan masyarakat. Jika terulang, kami akan tindak tegas secara hukum,” tegasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Pesilat #warga #Motor #Sukodono #Remaja