RADAR SIDOARJO - Hujan lebat yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir membuat Jalan Raya Porong kembali lumpuh akibat banjir. Genangan air setinggi dada orang dewasa merendam jalan nasional penghubung Surabaya–Malang, tepatnya di depan tanggul lumpur Sidoarjo, Desa Ketapang, Kecamatan Porong, Sidoarjo, sejak Senin malam hingga Selasa pagi (17/6).
Akibat banjir setinggi 80 hingga 100 sentimeter ini, lalu lintas di kedua arah lumpuh total. Beberapa kendaraan dilaporkan mogok dan terjebak di tengah genangan air. Polisi terpaksa menutup total ruas jalan tersebut dan memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara.
"Untuk hari ini, Selasa (17/6), terdapat genangan air di depan tanggul lumpur Sidoarjo. Genangan mencapai 80–100 sentimeter, sehingga arus lalu lintas kami tutup dan alihkan," ujar Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Jodi Indrawan di lokasi.
AKP Jodi menjelaskan, arus dari arah Surabaya menuju Malang dialihkan ke arah barat melalui Jalan Raya Arteri Porong. Sebaliknya, kendaraan dari arah selatan (Malang/Sidoarjo) ke utara (Surabaya) dialihkan melalui Pusdik Sabhara Bhayangkara Porong, lalu berbelok kiri ke arah barat melalui jalur alternatif yang sama.
"Kita bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan instansi terkait. Kita juga sudah turunkan pompa air agar genangan ini bisa cepat surut. Kalau nanti kondisi memungkinkan dan sudah ada pemberitahuan resmi, jalan akan kita buka kembali," tegasnya.
Ia juga mengingatkan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat Jalan Raya Porong memang rawan banjir, terutama saat curah hujan tinggi. Ruas jalan terdampak banjir ini diperkirakan sepanjang 1,5 kilometer.
"Kami imbau masyarakat untuk tetap hati-hati di jalan dan taati arahan dari petugas. Jika memaksakan melintas, kendaraan bisa mogok, bahkan membahayakan karena kondisi mesin dan keamanan kendaraan tidak memungkinkan," pungkasnya. (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto