RADAR SIDOARJO – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di sebuah indekos di RT 11 RW 01, Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, berakhir gagal. Seorang pelaku bernama M Taufik, warga Pasuruan, tertangkap basah oleh warga dan menjadi bulan-bulanan massa setelah aksinya dipergoki, Rabu (11/6) dini hari.
Kapolsek Tanggulangin, Kompol Anggono Jaya, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat seorang saksi bernama Junaidi (23), baru pulang dari berjualan tahu tek keliling. Saat itu, ia baru saja menunaikan salat dan mendengar suara mencurigakan di depan kamarnya.
“Motor Honda Vario 125 warna putih dengan nomor polisi L 4299 AV milik kakak iparnya, Sutilan, terparkir di depan kamar dalam kondisi terkunci setir dan digembok pada roda depan,” jelas Kompol Anggono, Kamis (12/6).
Melihat dua pria mencurigakan berboncengan dan salah satunya berusaha membobol motor, Junaidi langsung mengintip dari balik jendela. Saat melihat pelaku memegang setang dan mengutak-atik gembok motor, ia spontan berteriak "maling" dan keluar melalui jendela.
Teriakan tersebut membangunkan penghuni kos dan warga sekitar yang kemudian berhamburan keluar. Pelaku yang panik sempat mencoba melarikan diri, namun berhasil ditangkap warga sejauh 100 meter dari lokasi kejadian.
“Satu pelaku berhasil diamankan, sementara satu lainnya berinisial T melarikan diri dan masih dalam pengejaran,” tambah Kapolsek.
M Taufik menjadi sasaran amuk massa sebelum akhirnya diamankan oleh petugas Unit Reskrim Polsek Tanggulangin. Polisi yang datang ke lokasi langsung membawa pelaku ke Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain dua kunci T, magnet pembuka tutup kunci kontak, dan tujuh buah anak kunci T yang terbuat dari besi.
“Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap kemungkinan keterlibatan komplotan lain,” tegas Kompol Anggono.
Untuk diketahui, pelaku M Taufik (36) merupakan warga Dusun Menggah Selatan, Desa Karangmenggah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Sementara rekannya, pelaku berinisial T, masih dalam status buron. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista