RADAR SIDOARJO - Tekan angka kecelakaan, Satlantas Polresta Sidoarjo kembali meluncurkan inovasi baru berupa program bertajuk 'Pondok Pesantren Road Safety'. Kegiatan kali ini menyasar Pondok Pesantren Al Muayyad Tanggulangin.
Tujuan dari kegiatan ini yakni mengenalkan budaya tertib berlalu lintas kepada para santri melalui edukasi dan sosialisasi. Materi yang disampaikan meliputi safety riding, praktik mengemudi yang benar dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).
"Kegiatan ini merupakan bentuk upaya kami untuk mengenalkan budaya tertib lalu lintas kepada generasi muda, khususnya para santri," kata Kasatlantas Polresta Sidoarjo, AKP Jodi Indrawan, Rabu (7/5).
Ia mengatakan, dengan adanya sosialisasi yang diberikan oleh polisi, diharapkan para santri dapat memahami akan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Sehingga tidak mengakibatkan kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri.
AKP Jodi juga menegaskan pentingnya peran santri sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas. Ia mengimbau agar para santri senantiasa mentaati aturan lalu lintas demi terwujudnya Kamseltibcarlantas di Sidoarjo.
"Kami juga menggandeng tenaga kesehatan untuk memperkenalkan materi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) kepada para santri," utaranya.
Lanjut dia, Satlantas Polresta Sidoarjo berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan preemtif dan preventif dalam bentuk sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat tentang budaya tertib berlalu lintas.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Muayyad, Gus Dollah, menyambut baik langkah preventif yang dilakukan Satlantas Polresta Sidoarjo. Menurutnya, budaya tertib lalu lintas di kalangan anak muda memang mulai memudar dan perlu dibangun kembali sejak dini.
"Harapan saya, para santri bisa lebih berhati-hati dalam berkendara dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tandasnya. (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto