SIDOARJO - Sudah 10 hari, pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Honda Scoopy di lapangan sepak bola, Dusun Alastipis, Desa Pabean, Sedati, Sidoarjo, masih belum terungkap. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Informasi yang dihimpun, polisi masih belum mengantongi bukti cctv maupun identitas pelaku. Sehingga, kasus ini masih belum menemui titik terang. Meski begitu, polisi masih berupaya mengungkap kasus curanmor di lapangan sepak bola, Dusun Alastipis, Desa Pabean, Sedati, Sidoarjo.
Saat dikonfirmasi Minggu (23/2), Kanit Reskrim Polsek Sedati Ipda Zaenal mengatakan, korban sudah melaporkan kejadian tersebut. Untuk itu, pihaknya masih berupaya mengungkap identitas pelaku.
"Belum (tertangkap, red), masih kami upayakan," ujar Ipda Zaenal.
Menurutnya, kasus tersebut tengah dalam penyelidikan. Lebih lanjut, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi termasuk korban. Namun, masih belum ada bukti cctv yang dikantongi.
"Dalam penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, aksi curanmor Honda Scoopy dengan nomor polisi W 3112 YB milik Diandra Rehansyah, terjadi di lapangan sepak bola, Dusun Alastipis, Desa Pabean, Sedati sekira pukul 16.30, Rabu (12/2). (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto