SIDOARJO - Kawasan Wonocolo, Kalijaten, hingga Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, macet total. Kendaraan yang berada di jalur tersebut tak bisa bergerak. Hal itu membuat masyarakat yang hendak berangkat bekerja harus merasakan kemacetan di beberapa titik tersebut.
Meski para pengendara sudah mencari jalur alternatif, namun jalur tersebut rupanya juga penuh dengan kendaraan. Para pengendara yang saling serobot dan tak mau mengalah memperparah kemacetan tersebut. Ini terjadi hampir di seluruh ruas jalan Kalijaten, Wonocolo, dan Sepanjang, Taman, Sidoarjo.
"Kalijaten terpantau tidak bergerak, dari tadi masih belum bisa jalan," kata pengendara motor, Riky, Senin (3/2).
Kemacetan semakin meluas hingga ke arah Geluran serta Kletek. Meski ia sudah berangkat lebih awal dan lebih pagi, namun ia tetap terjebak kemacetan di wilayah Taman.
"Saya mau bekerja ke arah Surabaya. Saya lihat di google maps macet parah warna merah, akhirnya banyak pengendara yang meletakkan sepedanya di tengah jalan, ditinggal menepi," jelasnya.
Pasca libur panjang Isra Miraj dan Imlek, para pekerja dan pelajar kembali beraktivitas, volume kendaraan yang meningkat dibarengi dengan berangkat secara bersama-sama membuat kemacetan parah tak terelakkan.
"Banyak kendaraan yang tidak mau mengalah, jalan dua arah dibuat satu arah saling serobot. Saya tadi mulai macet dari jalan Raya Taman sudah hampir satu jam," tuturnya.
Kanit Lantas Polsek Taman AKP Sulaiman mengatakan, kemacetan terjadi di wilayah Taman, mengingat hari Senin merupakan hari pertama masyarakat melakukan aktivitas bekerja dan sekolah.
"Sehingga arus lalu lintas mengalami peningkatan. Selain itu Kereta Api (KA) yang melintas kurang lebih lima sampai 15 menit sekali membuat kemacetan semakin parah," ujarnya.
Biasanya, sebanyak 50 kali KA melintas di setiap harinya, namun karena ada perbaikan jalur KA di wilayah utara, Grobogan, sehingga untuk sementara KA dialihkan melalui jalur selatan, membuat KA yang melintas bertambah menjadi 70 kali di kawasan Sepanjang.
Selain itu, kemacetan semakin diperparah dengan para pengendara yang tak mau mengalah hingga saling serobot. Akibatnya, dua lajur yang seharusnya bisa dilalui kendaraan dari arah berlawanan hanya bisa dilalui satu lajur.
Oleh karenanya, Sulaiman menuturkan, pihaknya telah mengerahkan beberapa personel untuk mengatur arus lalu lintas di titik-titik terjadinya kepadatan dan kemacetan.
"Personel sudah dikerahkan di titik-titik kemacetan. Yakni di pertigaan Pos Lantas Geluran, jembatan arah Karangpilang, jembatan arah Ngelom, Rel KA Ketegan dan Pasar Sepanjang," tuturnya.
Menurutnya, kemacetan tersebut terjadi sejak pukul 06.00, imbas hari pertama aktivitas para pekerja dan sekolah di hari Senin. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya juga melakukan penertiban parkir liar di sekitar wilayah Pasar Sepanjang.
"Masyarakat diimbau untuk berangkat kerja maupun sekolah lebih awal untuk menghindari kemacetan di wilayah Taman, Sidoarjo. Karena di jalur utara perlintasan KA sedang diperbaiki dan volume kendaraan yang meningkat di setiap hari Senin," tutupnya. (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto