Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Polisi Siagakan Personel di Wisata Bahari Tlocor Jabon Sidoarjo, Hadapi Cuaca Ekstrem Akhir Pekan Ini

Diky Putra Sansiri • Minggu, 2 Februari 2025 | 17:42 WIB
SIAGA : Polisi berada di Wisata Bahari Tlocor, Jabon, untuk antisipasi cuaca ekstrem di Sidoarjo yang dipresiksi terjadi hingga 5 Februari. (IST/RADAR SIDOARJO)
SIAGA : Polisi berada di Wisata Bahari Tlocor, Jabon, untuk antisipasi cuaca ekstrem di Sidoarjo yang dipresiksi terjadi hingga 5 Februari. (IST/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi akhir pekan ini, personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Sidoarjo bersiaga di kawasan Wisata Bahari Tlocor, Jabon.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan pengamanan dan imbauan kepada masyarakat yang akan berwisata ke kawasan Wisata Bahari Tlocor, Jabon, dan wisata bahari di Sidoarjo. 

Personel Satpolairud mulai ditempatkan di lokasi wisata sejak Jumat (31/1) hingga Minggu (2/2). Mereka tidak hanya bertugas untuk mengawasi aktivitas di perairan, tetapi juga memberikan informasi dan peringatan terkait potensi cuaca buruk yang telah dirilis oleh BMKG Juanda.

Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, Kompol Ludwi Yarsa Pramono, mengimbau kepada seluruh pengguna perahu motor serta wisatawan di Wisata Bahari Tlocor untuk selalu mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di air. 

"Kami mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap ketinggian gelombang air pasang, terutama saat musim hujan dan angin kencang. Pastikan juga fasilitas keselamatan seperti pelampung dan baju pelampung selalu digunakan," tegas Ludwi, Minggu (2/2).

Selain itu, Ludwi juga menekankan pentingnya kerja sama antara pengelola wisata dan pemilik perahu motor dalam memastikan keamanan wisatawan. 

"Pengelola perahu dan tempat wisata harus memperhatikan rilis cuaca ekstrem dari BMKG, dan jangan memaksakan pelayaran jika kondisi cuaca tidak memungkinkan. Ini demi keselamatan bersama," lanjutnya.

Peringatan cuaca ekstrem dikeluarkan oleh BMKG Juanda Sidoarjo untuk beberapa wilayah di Jawa Timur, termasuk perairan Kabupaten Sidoarjo, pada periode 27 Januari hingga 5 Februari 2025. Potensi cuaca buruk seperti hujan lebat, angin kencang, serta ketinggian gelombang laut menjadi perhatian utama bagi para nelayan dan wisatawan.

Ia menuturkan, masyarakat yang akan berwisata atau beraktivitas di perairan diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti informasi terkini dari pihak berwenang.

"Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Jangan ragu untuk bertanya atau meminta bantuan jika ada hal yang dirasa membahayakan," pungkasnya. (dik/gun)

Editor : Guntur Irianto
#Cuaca #Wisata #satpolairud #siaga #Jabon #Ekstrem #Tlocor #bahari #Polresta