SIDOARJO - Konvoi rombongan pemuda kembali berulah, mereka melakukan pengeroyokan terhadap dua pria dan merampas tasnya di KH Ali Mas’ud, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Selasa (28/1) dini hari.
Aksi pengeroyokan tersebut terjadi sekitar pukul 02.00, tepatnya di Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo, depan Transmart. Akibat kejadian itu, dua pria berinisial YSI, 19 dan RWF, 24, harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sejumlah luka memar.
"Ada ramai-ramai di jalan depan itu, rombongan itu berboncengan motor menuju arah selatan, pakaiannya hitam-hitam," ujar pengunjung cafe, Rizal.
Dia menyampaikan, rombongan tersebut tiba-tiba berhenti di TKP, lalu menyerang korban dengan brutal. Namun, masih belum diketahui secara pasti, motif dari penganiayaan tersebut.
"Korban itu tiba-tiba dikeroyok. Habis ngeroyok itu langsung pergi meninggalkan lokasi," tuturnya.
Rupanya, tak hanya mengeroyok korban, rombongan pemuda itu juga merampas tas selempang milik korban. Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Buduran Kompol Subadri.
Subadri mengatakan, semula YSI dan RWF hendak perjalanan pulang melintasi Jalan KH Ali Mas'ud. Setibanya di TKP, mereka berpapasan dengan kelompok pemuda yang jumlahnya belasan mengendarai motor.
Tanpa sebab yang pasti, rombongan pemuda tersebut tiba-tiba mengejar dan memberhentikan korban. Lalu, rombongan tersebut mengeroyok dan merampas tas milik korban yang berisi KTP, SIM, STNK, ATM, charger, dan uang tunai.
"Korban mengalami luka lecet hingga lebam lalu tasnya dibawa kabur. Anggota datang, korban kita bawa ke rumah sakit terdekat untuk diobati," jelasnya.
Pihaknya telah melakukan olah TKP, serta memeriksa sejumlah saksi. Pemeriksaan juga dilakukan pada rekaman CCTV di Jalan KH Ali Mas’ud, Pagerwojo, Sidoarjo terkait pengeroyokan dua pria tersebut. "Indikasi gangster atau perguruan nihil. Pelaku masih dalam lidik," tandasnya. (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto