SIDOARJO - Aksi heroik dilakukan oleh dua sekuriti perumahan di wilayah Taman. Mereka berhasil menggagalkan upaya pencurian burung di Perumahan Grand Royal Regency, Desa Wage, Kecamatan Taman.
Informasi yang dihimpun menyebut, pihak keamanan yang mengetahui gelagat mencurigakan dari pelaku, menurunkan portal ketika pelaku melintas. Akibatnya, pelaku menabrak portal dan terjatuh dari motornya. Pelaku dapat diamankan sekuriti setempat.
Saat dikonfirmasi Kamis (29/8), sekuriti perumahan Anas memaparkan, aksi pencurian burung tersebut terjadi pada Rabu (14/8) sekitar pukul 03.33. Ketika itu, pemilik rumah sedang tertidur pulas.
Pelaku bernama Riyanto. Pria 45 tahun itu merupakan warga Dusun Jabung, Kelurahan Jati, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek.
"Yang waktu itu jaga shift malam teman saya, namanya Pak Ludin. Awalnya itu pelaku masuk ke area perumahan mengendarai Honda PCX warna hitam," ujarnya.
Rupanya, sepeda motor yang digunakan sebagai sarana pelaku tanpa dilengkapi plat nomor alias motor bodong. Pelaku masuk melalui portal jalan depan perumahan tanpa izin.
"Awalnya sudah lurus ke arah utara, lihat portal dibuka, dia (pelaku, red) langsung putar balik masuk ke dalam area perumahan," ungkapnya.
Merasa curiga, pihak keamanan mencoba mengecek rekaman kamera CCTV yang menyorot di setiap gang perumahan. Ternyata benar, pelaku langsung menuju ke rumah incarannya.
"Sempat muter ke gang satu dulu, lalu masuk ke gang rumah korban. Sama rekan saya dipantau terus dari CCTV," paparnya.
Aksi pelaku terus dipantau kamera pengintai, pelaku sempat mondar mandir untuk memastikan keadaan aman. Setelah dirasa aman, pelaku mulai memasuki pagar rumah korban yang tidak terkunci itu dan hanya di slot.
Di rumah tersebut, pelaku mencuri burung murai batu dan cucak ijo yang terletak di teras rumah. Usai berhasil mencuri burung, sangkar burung diletakkan di lantai dan dua burung dibawa kabur.
"Burung murai batunya dimasukkan ke keranjang lalu ditaruh jok motor. Sedangkan, burung cucak ijonya dipegang pakai tangan kiri," imbuhnya.
Merasa aksi pencuriannya aman-aman saja, dengan santainya pelaku menuju ke arah portal yang dijaga oleh sekuriti. Padahal, dua sekuriti yang ada di portal sudah mengetahui aksi pencurian tersebut dan berencana menghadangnya.
Saat hendak melintasi portal dan akan melarikan diri. Sekuriti yang berjaga menurunkan portal saat pelaku melintas, akibatnya pelaku menabrak portal tersebut dan terjatuh dari motor.
Dengan sigap, dua sekuriti itu berhasil membekuk pelaku. Mendengar teriakan adanya maling, warga sekitar keluar untuk membantu mengamankan pelaku. Karena geregetan, warga memberikan salam olahraga kepada pelaku.
Setelah diinterogasi oleh warga, rupanya pelaku tidak hanya sekali melakukan aksi tersebut. Dia sudah ketiga kalinya melakukan pencurian burung di wilayah Taman.
"Awalnya di perumahan sebelah, yang kedua di blok I dan yang ketiga di sini. Sebelumnya, dia juga menggunakan Honda PCX ini saat beraksi terekam CCTV," tandasnya.
Selanjutnya, anggota Polsek Taman menuju ke TKP untuk mengamankan pelaku. Kini, pelaku berada di Mapolsek Taman untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista