SIDOARJO - Kasus penemuan mayat perempuan LC (Ladies Companion) Tyar Aprilia Anindita, 24, di kamar kosnya lantai 3 no 113, di Banjarpoh, Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo, menemui titik terang.
Informasi yang dihimpun menyebut, terduga pelaku Erwan Nurmansyah, 31, diduga telah menyerahkan diri usai membunuh korban. Dia diduga kuat menjadi aktor pembunuhan sadis tersebut.
Erwan Nurmansyah warga Lemah Putro, Sidoarjo diamankan polisi pada Minggu (4/8). Usai membunuh korban, Erwan sempat melarikan diri ke luar kota. Hingga akhirnya, diduga menyerahkan diri karena dihantui rasa bersalah.
Pembunuhan tersebut terjadi diduga berawal dari cekcok. Antara korban dengan pelaku terkait masalah HP. Keduanya tinggal di kos-kosan korban. Diketahui, terduga pelaku merupakan duda anak satu. Informasi dari satpam penjaga kos-kosan, Erwan bekerja di salah satu bank.
Saat dikonfirmasi Kamis (8/8), Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Agus Sobarnapraja menyebut, korban meninggal dunia diduga kuat karena dibunuh. Ada beberapa tanda-tanda kekerasan di bagian kepala, wajah dan leher korban.
"Sudah dilakukan olah TKP. Hasil olah TKP ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," ujarnya kepada Radar Sidoarjo.
Namun, Agus masih enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai penetapan tersangka. Nantinya, terduga pelaku akan dirilis oleh Kapolresta Sidoarjo.
Diketahui, terduga pelaku sudah diamankan di Rutan Polresta Sidoarjo untuk penyidikan lebih lanjut. Di sisi lain, Satreskrim Polresta Sidoarjo sendiri sudah mendapatkan hasil otopsi dan VER dari pihak Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong pada Selasa (6/8).
Berdasarkan hasil otopsi tim forensik telah ditemukan sejumlah bekas kekerasan benda tumpul di kepala, wajah, dan leher korban. Dugaan kuat penyebab kematian korban karena luka yang ada di bagian kepala. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista