Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Viral!Tiga Perempuan Mengaku Dikurung Ayah Kandungnya di Sukodono Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Kamis, 18 Juli 2024 | 22:12 WIB

EVAKUASI : Tiga perempuan dijemput mobil polisi di Sukodono, Sidoarjo. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
EVAKUASI : Tiga perempuan dijemput mobil polisi di Sukodono, Sidoarjo. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)


SIDOARJO - Warga RT 14/RW 5, Dusun Patar Kidul, Desa Sambungrejo, Kecamatan Sukodono digegerkan dengan adanya tiga perempuan dikurung di dalam rumah oleh ayah kandungnya berinisial N, 55, Rabu, 17 Juli 2024 siang.

Berdasarkan pantauan Radar Sidoarjo di lokasi, nampak warga setempat berkumpul setelah menyaksikan kedatangan pihak Polsek Sukodono, Pemerintah Desa (Pemdes) Sambungrejo dan UPTD PPA Sidoarjo sejak pagi hingga siang hari.

Kedatangannya itu, membuat warga bertanya-tanya. Bahkan, sebelumnya warga tidak ada yang mengetahui jika ada tiga perempuan yang dikurung. Dikarenakan, kabarnya ayah kandung tiga perempuan itu dikenal jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.

Usia ketiga perempuan itu, paling besar berusia 30 tahun dan paling kecil berusia 20 tahun. Aksi pengurungan itu terbongkar setelah ketiga perempuan tersebut melaporkannya ke UPTD PPA Sidoarjo dan sempat viral di media sosial.

Mendapat laporan itu, UPTD PPA Sidoarjo bergegas menindaklanjuti dan mengevakuasi ketiga perempuan tersebut dengan didampingi anggota Polsek Sukodono dan Pemdes Smabungrejo.

Saat dikonfirmasi Kamis, 18 Juli 2024, Plh Kades Sambungrejo Karim Amrullah menyebut, dalam laporannya, ketiga perempuan tersebut sudah tidak diperbolehkan keluar rumah sejak tiga hari yang lalu.

Alhasil, mereka memberanikan diri untuk melaporkan ke UPTD PPA Sidoarjo. Ketiga perempuan tersebut dipaksa ayah kandung untuk tetap di rumah dan tidak boleh keluar.

"Tiga-tiganya perempuan, anak yang paling tua usia 30 tahun dan anak yang paling kecil usia 20 tahun. Kami langsung mendatangi rumah yang bersangkutan," tegasnya.

Proses mediasi berlangsung sejak pukul 11.00, dan awalnya ketiga perempuan tersebut merasa takut jika ayahnya marah. Namun, saudara dari keluarga tersebut datang untuk mengikuti proses mediasi.

"Setelah saudaranya datang, kami ikut masuk dan melakukan mediasi," imbuhnya.

Bahkan, anak yang paling tua juga dikabarkan tidak boleh untuk bekerja selama tiga hari. Negoisasi antara keluarga dengan petugas gabungan sempat alot.

Karena sang ayah tidak merasa bahwa dia mengekang anaknya terlalu berlebihan. Sehingga menurutnya yang dilakukan ini masih dalam tahap wajar.

Meski demikian, petugas gabungan akhirnya berhasil menemui kata sepakat dalam mediasi sekitar pukul 13.00, hingga akhirnya ketiga perempuan tersebut mengemasi barangnya dan dievakuasi ke rumah perlindungan.

Ketika ketiga perempuan tersebut dievakuasi, N masih berada di rumah sendiri. "Pada dasarnya ini masalah internal keluarga, namun karena kami takut ada apa-apa, maka dari itu kami cek bersama dan alhamdulilah sudah dievakuasi ke UPTD PPA," terangnya.

Berdasar informasi warga, salah satu anak perempuan yang dimaksud sempat keluar dari rumah untuk membeli makan. Namun, tidak selang lama kembali lagi.

Warga pun merasa kaget dengan adanya kabar tersebut. Pasalnya, ayah kandung tiga perempuan tersebut jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. Bahkan, istri dari N sudah beberapa minggu tidak terlihat di rumah tersebut, karena diduga sempat terlibat cekcok dengan suaminya itu. (dik/nis)

Editor : Annisa Firdausi
#polsek sukodono #Sukodono #viral sidoarjo #dikurung dalam rumah