Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bawa Celurit dan Pedang, Empat Anggota Gangster di Sidoarjo Dibekuk

Diky Putra Sansiri • Senin, 8 Juli 2024 | 05:03 WIB
TERTANGKAP : Empat anggota gangster saat diamankan. (IST)
TERTANGKAP : Empat anggota gangster saat diamankan. (IST)

SIDOARJO - Anggota gangster berhasil dibekuk petugas gabungan dari Satreskrim Polresta Sidoarjo dalam kegiatan patroli di wilayah Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Sabtu, (6/7), dini hari.

Informasi yang dihimpun menyebut, polisi berhasil mengamankan empat anggota gangster di RT 04/RW 02, Desa Kedungkendo, Candi. Keempatnya merupakan warga setempat. Ketika penangkapan, Polisi berhasil mengamankan senjata tajam (sajam) berupa celurit dan pedang.

Berdasarkan video viral di media sosial, terlihat empat pemuda yang tiarap setelah berhasil diamankan Polisi berpakaian preman. Setelah itu, Polisi melakukan pengecekan dan pemeriksaan di lokasi.

Hasil dari pemeriksaan, Polisi berhasil mengamankan sajam dari tangan para pemuda tersebut. Keempat anggota gangster langsung dibawa ke Polresta Sidoarjo untuk penyidikan lebih lanjut.

Saat dikonfirmasi Sekretaris Desa (Sekdes) Eko membenarkan bahwa penangkapan anggota gangster berada di RT 04/RW 02, Desa Kedungkendo, Candi. Kini, empat pemuda yang disinyalir sebagai anggota gangster telah diamankan di Polresta Sidoarjo.

"Kami dari pihak desa mendukung Polisi untuk memberantas kelompok gangster yang meresahkan warga," ujarnya kepada Radar Sidoarjo.

Hal tersebut sekaligus menjadi pembelajaran bagi para pemuda yang lainnya jika akan melakukan hal yang sama akan menanggung akibatnya. Karena pemuda membawa sajam sangat meresahkan warga.

"Kami apresiasi Polisi. Dan tentunya, teruntuk para orang tua agar memperhatikan anaknya jika keluar larut malam dan berkumpul tanpa tujuan," jelasnya.

Berdasarkan keterangan warga yang telah didapatkan Eko, kejadian bermula saat para pemuda kumpul di lokasi sekitar pukul 00.00.

Sebelum berkumpul itu, awalnya para pemuda itu mengaku mendapatkan pesan dari salah satu akun media sosial berupa tantangan untuk tawuran. Sehingga mereka menjabani tantangan itu.

"Diduga tantangan itu jebakan, sehingga para pemuda itu kemungkinan mempersiapkan diri," ungkapnya.

Diduga para pemuda tersebut telah mempersiapkan sajam digunakan untuk tawuran. Alhasil mereka berkumpul terlebih dahulu dan akan berangkat.

Akan tetapi, apesnya, kelakuan anggota gangster tersebut berhasil dikonangi Polisi dan mereka berhasil ditangkap beserta dengan barang bukti. Hingga akhirnya mereka digelandang ke Polresta Sidoarjo.

"Kita sesalkan anak muda di luar pantauan orang tua. Padahal, dua pemuda yang ditangkap aktif dalam lingkungan sosial, mereka berprestasi di bidang olahraga. Saya juga tidak menyangka," terangnya.

Diketahui, empat pemuda yang ditangkap berasal dari wilayah RT 09, 14 dan 15. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Candi Iptu Imam Tarmudji mengatakan, penanganan perkara tersebut ditangani oleh Polresta Sidoarjo. "Ditangani Polresta Sidoarjo," tandasnya. (dik/nis)

Editor : Vega Dwi Arista
#Satrekrim #Gangster #Patroli #Petugas #Polresta