Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sempat Tabrak Mobil, Pelaku Jambret di Waru Sidoarjo Babak Belur Dihajar Warga

Diky Putra Sansiri • Jumat, 21 Juni 2024 | 19:43 WIB

 

NEKAT : Pelaku jambret usai dihajar warga. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
NEKAT : Pelaku jambret usai dihajar warga. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
 

SIDOARJO - Seorang pria yang diduga pelaku jambret smartphone tertangkap basah oleh warga. Pria yang diketahui bernama Vian itu nekat mengambil smartphone milik pengamen barongsai.

TKP-nya di Jalan Raya Brigjen Katamso, Desa Wedoro, Kecamatan Waru. Tepatnya di depan tukang jahit, Rabu, 19 Juni 2024 siang. Bukan hanya menjambret, pelaku juga menabrak mobil milik perusahaan hingga rusak parah pada bagian depan.

Warga yang berkumpul semakin membludak. Karena geregetan, pelaku sempat dimassa hingga babak belur.

Berdasar informasi yang dihimpun, pelaku merupakan warga Blitar. Namun numpang tinggal di rumah saudaranya yang berada di daerah Simo, Kota Surabaya.

Pengemudi Mobil Boks Grand Max Burhan mengatakan, ia mengemudikan mobil milik perusahaan dengan nopol L 9519 VH menuju arah Berbek, Waru.

Mobil melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan pelan. Kemudian, dari arah berlawanan melaju Honda Scoopy warna merah yang dikendarai terduga pelaku.

"Tiba-tiba motor orang itu (pelaku, red) oleng ke kanan langsung menabrak mobil saya. Saya kaget," ujarnya.

Karena kerasnya hantaman, pelaku terjatuh dan terseret ke arah kiri dan menderita luka-luka. Seketika, korban langsung menepikan mobilnya di tepi jalan.

"Saya awalnya tidak tahu kalau jambret, ada warga yang bilang baru tahu," imbuhnya.

Karena amukan massa, akhirnya warga sekitar ada yang menepikan pelaku dan dibawa di depan tukang jahit. Pelaku menderita luka parah pada bagian kaki.

Saat itu pelaku mengendarai Honda Scoopy dari arah timur ke barat, karena ada mangsa di pinggir jalan dengan membawa smartphone, pelaku menyaut smartphone milik pengamen barongsai.

"Tadi kata korban, ia bersama teman-temannya empat orang, temannya jalan duluan ke arah timur, nah korbannya ini berada di belakang," imbuhnya.

Setelah digeledah, terdapat puluhan HP yang berada di tas pelaku, dashboard dan jok motornya. Namun saat ditanya, pelaku tidak mengakui HP tersebut berasal darimana.

Akibat mengalami kerusakan yang cukup parah pada mobilnya, sopir mobil boks meminta pertanggungjawaban terkait ganti rugi kepada pihak keluarga pelaku, namun keluarga pelaku masih berbelit dan enggan memberikan ganti rugi.

Mereka bertemu di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim tempat terduga pelaku dirawat. Sayangnya, usai pelaku tertangkap, korban jambret justru pergi dan tidak melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Panit Reskrim Polsek Waru Iptu Agus Siswanto mengatakan, pihaknya bergegas menuju ke TKP dan mengamankan terduga pelaku.

Karena luka yang cukup parah, pelaku dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk mendapatkan perawatan. "Sudah diamankan dan dibawa ke RS," tandasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Pelaku #Jambret #Babak Belur #Waru #tabrak