Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Krian Sidoarjo, Pelajar Tewas Terlindas Truk Molen

Diky Putra Sansiri • Minggu, 5 Mei 2024 | 14:08 WIB
JALUR MAUT: Polisi sedang melakukan olah TKP kecelakaan di Krian, Sidoarjo. (IST)
JALUR MAUT: Polisi sedang melakukan olah TKP kecelakaan di Krian, Sidoarjo. (IST)

SIDOARJO - Kecelakaan maut di wilayah Krian kembali terjadi. Kali ini, pelajar 16 tahun tewas usai terlindas truk molen. Tepatnya di depan Alfamart Dusun Karang Poh, Desa Ponokawan, Kecamatan Krian, Sabtu, 4 Mei 2024 sore.

Korbannya adalah MHI, seorang pelajar, warga Desa Pandanarum, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Ony Purnomo menyebutkan, kecelakaan lalu lintas itu melibatkan Honda Vario nopol S 4741 PO dengan truk molen nopol B 9784 TIN.

"Awalnya Honda Vario yang dikendarai oleh korban melaju dari arah barat ke timur, atau arah Mojokerto ke Surabaya di lajur kiri," bebernya.

Menurut Ony, korban saat itu membonceng rekannya PH, 17, warga Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon. Sementara itu, dari arah yang sama melaju truk molen di lajur kanan.

"Truk disopiri oleh Rudiawan, 52, warga Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk," katanya.

Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Honda Vario berupaya menyalip truk molen yang berada di depannya dari lajur kiri. 

Ironisnya, saat berupaya menyalip, diduga pengendara Honda Vario menghindari pejalan kaki yang berjalan ke arah timur di depan kendaraan korban.

Namun, orang yang sedang berjalan di bahu aspal itu tidak dikenal identitasnya dan belum diketahui hingga saat ini.

Akhirnya, korban melaju sedikit ke kanan denhan niat ingin menghindari orang tersebut. Akibatnya pengendara Honda Vario itu berserempetan dengan truk molen. Kedua pelajar tersebut pun terjatuh. 

Nahasnya, motor terjatuh ke kanan hingga masuk ke dalam kolong truk hingga korban terlindas ban belakang sebelah kiri.

Karena luka yang cukup parah, seketika korban meninggal dunia di lokasi kejadian. "Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk dilakukan otopsi," tandasnya.

Sebelumnya, nasib tragis menimpa Moch Muzakki dan Moch Saifullah. Pria 27 tahun dan 28 tahun itu meninggal usai ditabrak bus Sugeng Rahayu, Sabtu, 2 Maret 2024. TKP-nya di Jalan Raya Sidorejo. Tepatnya di Simpang Tiga Pawindo, Kecamatan Krian. (dik/nis)

Editor : Annisa Firdausi
#jalur tengkorak #Kecelakaan Krian #Pelajar Tewas #Terlindas Truk