SIDOARJO - Si jago merah mengamuk di RT 05/RW 03, Jalan Kyai Mas Ali, Desa Tambak Sumur, Kecamatan Waru, Selasa, 23 April 2024 pagi. Sebuah rumah beserta peralatan di dapur terbakar.
Rumah tersebut merupakan tempat tinggal Mbah Dul, pemilik channel YouTube 'Mbah Dul Supranatural'. Lokasinya terletak di perkampungan padat penduduk.
"Saya baru pulang kerja, usai shift malam," ujar pemilik rumah, Mbah Dul sapaan akrab Abdullah Mahfudz.
Pria tersebut mengungkapkan, api muncul dari bagian belakang rumahnya. Kejadian bermula saat istrinya usai mandi, lalu memasak air di dapur.
Menurut pemilik channel YouTube dengan subscriber 1,11 ribu itu, dia memanggil istrinya yakni Sriani untuk ke ruang tamu. Sebab, dia akan memberikan uang untuk berbelanja.
Diketahui, di dapur rumah tersebut terdapat kasur busa yang diletakkan di dekat kompor dengan posisi berdiri. Diperkirakan usai mandi, istrinya menyampirkan sarung di atas kasur itu.
"Kasurnya saya taruh situ (dapur, Red), biar ruang tamu bisa lebar jika ada tamu. Kemungkinan kasur busanya terjatuh karena terkena beban sarung," ungkapnya.
Ironisnya, kain sarung itu terjatuh di atas kompor yang masih menyala. Sehingga, api dengan cepat menyambar barang yang mudah terbakar di sekitarnya.
"Istri saya teriak, murup yah. Lalu, istri lari ke kamar mandi saya mematikan kompor dan melepas LPG. Saya ke depan mematikan listrik," imbuhnya.
Niat hati ingin memadamkan api dengan air di kamar mandi, justru Sriani terjebak di dalam kamar mandi dikarenakan api yang semakin membesar dan asap semakin tebal.
"Istri saya masuk kamar mandi mau cari air, tapi airnya tidak ada. Mau keluar api sudah besar," jelasnya.
Saking paniknya, Mbah Dul terpeleset di depan rumahnya dan terjatuh. Warga yang mengetahui hal itu, berupaya menolong Mbah Dul dan memadamkan api dengan alat seadanya.
Warga berbondong-bondong datang ke rumah Mbah Dul dan memanjat atap untuk memadamkan api. Korban, Sriani sempat pingsan di dalam kamar mandi. Usai dirasa api setengah padam, Mbah Dul dibantu warga menyelamatkan korban yang terjebak di dalam kamar mandi.
Hingga akhirnya, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bunda, Waru untuk mendapatkan perawatan. Sementara, api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar pukul 09.15.
Kemudian, pemadam kebakaran dari Pos Waru datang pukul 09.30 untuk melakukan pembasahan.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Waru AKP Ahmad Yani mengatakan, ada satu korban dalam peristiwa tersebut. Kebakaran berasal dari sarung yang diletakkan di atas kasur busa dan mengenai kompor yang masih menyala.
Sedangkan, korban menderita luka bakar di sekujur tubuh sebesar 70 persen. Saat ini korban dirawat di Rumah Sakit Bunda, Waru. Kerugian material diperkirakan Rp 10 juta. (dik/nis)
Editor : Annisa Firdausi