SIDOARJO - Warga Jalan Raya Saimbang, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono resah. Lantaran, sekelompok pemuda diserang oleh kelompok lain pada Minggu (24/12) menjelang pagi.
Namun, Polsek Sukodono yang dipimpin oleh Kapolsek Sukodono AKP Supriyana berhasil membubarkan aksi tawuran tersebut.
Warga sekitar GN mengaku, saat itu gerombolan pemuda dari dua kubu yang berbeda tiba-tiba datang dan diduga saling serang.
"Sekelompok pemuda datang dari arah Sukodono akan ke arah Sidoarjo," ujarnya.
Sementara itu, tiba-tiba muncul kelompok pemuda dari kubu yang lain dan bertemu di Jalan Raya Saimbang, Sukodono. Akhirnya, kelompok pemuda diduga terlibat saling serang.
Aksi tersebut, membuat warga sekitar panik. Akan tetapi, aksi tersebut tidak berlangsung lama, setelah Unit PatrolioPolsek Sukodono berhasil membubarkan kedua kelompok itu.
Kapolsek Sukodono AKP Supriyana menegaskan, sekelompok pemuda tersebut langsung dibubarkan.
"Langsung kita bubarkan dibantu dengan warga," ujarnya.
Diketahui, pihaknya mengerahkan dua unit patroli dan terus berpatroli hingga menjelang pagi untuk menjaga keamanan.
"Sisa puluhan orang kita kawal sampai Sidoarjo," ungkapnya.
Sebelumnya kabar yang beredar di media sosial dari salah satu akun Instagram menyebutkan bahwa kisruh yang terjadi menimbulkan kaca di Rumah Sakit Rahman Rahim rusak.
Untuk memastikan kebenaran kabar tersebut, Radar Sidoarjo mengkonfirmasi Humas Rumah Sakit Rahman Rahim Irma.
Dia mengatakan, kabar tersebut tidak benar.
"Bukan Rumah Sakit Rahman Rahim, tapi klinik di depan rumah sakit," jelasnya.
Menurutnya, kondisi Rumah Sakit Rahman Rahim tidak ada kerusakan. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista