SIDOARJO - Aksi pencurian motor (curanmor) di Sidoarjo semakin menjamur. Kali ini, menyasar kos di RT 64/RW 02 Desa Pabean, Kecamatan Sedati. Maling berhasil menggondol dua motor sekaligus.
Keempat pelaku hanya butuh waktu satu menit untuk menggondol Honda Beat dan Honda Scoopy. Kejadian bermula saat korban Indra Ramadana memarkir motornya di tempat parkir teras kos.
Motornya Honda Scoopy 2019 warna abu-abu nopol AG 5914 VG. Saat dikonfirmasi pada Kamis (30/11), Indra mengungkapkan dia baru tahu jika motornya hilang sekitar pukul 05.00.
"Motornya di parkir tempat parkir teras kos, dengan posisi motor dikunci setir," ujarnya.
Pria 22 tahun tersebut menjelaskan, selepas pulang bekerja dia tidak langsung tidur. Tidur setelah pukul 03.30. Dan ternyata sekitar pukul 04.00, istrinya mendengar suara gaduh di luar kamar kos.
"Dikira istri saya, penghuni kos yang lain. Mungkin orang mau berbelanja, jadi tidak curiga," ungkapnya.
Selepas itu, penghuni kos yang lain keluar akan mengambil rokok di dashboard motor miliknya. Dan mendapati motor Beat miliknya tidak ada di tempat.
"Tetangga kos saya mendapati motornya hilang, lalu pintu kamar saya diketuk dibangunin," tambahnya.
Dia pun kaget, mendapati motor miliknya juga tidak ada di tempat. Mengetahui hal tersebut, korban bergegas mencari pelaku di daerah sekitar, hingga sampai ke Jalan Raya Waru.
Namun, aksi pencarian tersebut tak menemukan hasil apapun. Menurutnya, saat itu posisi gerbang kos dikunci.
"Setiap hari gerbangnya dikunci, pada saat itu kuncinya dirusak," tambahnya.
Posisi motor korban berjejer dengan motor penghuni kos yang lain.
"Motor saya dipojok, sebelahnya Honda Beat yang hilang, sebelahnya lagi Yamaha N-Max," jelasnya.
"Sekitar tujuh motor yang ada di kos," imbuhnya.
Setelah itu, korban meminta tolong RT setempat untuk mengecek rekaman CCTV. Dan benar setelah dicek ada empat orang yang mengambil motor miliknya.
Dari rekaman itu diketahui pelaku mengambil motor sekitar pukul 04.02. Padahal, saat itu keadaan sekitar kos sedang ramai orang lalu lalang, namun tidak ada yang curiga.
Keempat pelaku terlihat berpawakan besar. Seluruh pelaku berhelm. Dua pelaku menunggu di depan sambil mengawasi keadaan sekitar.
"Yang menunggu di depan mengendarai motor Kawasaki Ninja warna hijau dan satunya memakai Honda Beat," tegasnya.
Diketahui, kedua pelaku lainnya bertugas membobol kunci pagar dan mengeksekusi motor korban. Pelaku bercelana panjang memasuki kos dahulu untuk mengambil Honda Scoopy. Selanjutnya, motor tersebut dinyalakan di depan kos.
Selang 30 detik kemudian, pelaku mengeluarkan Honda Beat dari kos. "Yang Honda Beat tidak bisa dinyalakan, didorong oleh pelaku," tuturnya.
Setelah berhasil mencuri motor, pelaku langsung melarikan diri tanpa menutup pagar kembali. Kejadian tersebut berlangsung begitu cepat.
Hanya membutuhkan waktu satu menit untuk mengambil dua motor tersebut.
Kejadian tersebut juga sudah dilaporkan korban ke Polsek Sedati, untuk ditindaklanjuti. Setelah dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Sedati Iptu Sudarso membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Korban sudah melapor, dan sudah ditindaklanjuti," pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista