Ersa Dita Afrianti, 22, pemilik motor tersebut menceritakan, peristiwa bermula saat adiknya hendak pergi berlibur ke Pantai Kutang, Lamongan. Tiba-tiba, ban motor bocor. Adik korban lantas menuntun motor tersebut.
"Nah, saat dituntun, bertemu sejumlah pemuda yang sedang nongkrong di pinggir jalan. Saat itu mereka melihat ke arah adik saya yang membawa motor," katanya, Kamis (29/12).
Saat itu, adik korban tak berpikir apa-apa. Di kawasan Ponokawan Kecamatan Krian, adik korban bertemu sebuah masjid. Melihat ada masjid, adik korban bersama temannya kemudian berhenti untuk salat Subuh dan beristirahat.
Nah, setelah selesai salat dan hendak melanjutkan perjalanan, motor sudah tak ada di tempat. Mengetahui motor tersebut hilang, adik korban kemudian melapor ke pihak masjid. "Setelah itu, dilihat CCTV, ternyata dicuri," imbuhnya.
Saat dilihat, terdapat dua pria yang berada di depan masjid. Satu orang masuk ke dalam halaman masjid dan mencuri motor korban. Sementara satu orang lainnya berada di luar masjid seperti sedang mengawasi keadaan sekitar.
"Kalau dilihat dari bajunya, mirip dengan pemuda yang nongkrong itu. Kalau wajahnya tidak kelihatan jelas," bebernya.
Motor tersebut kemudian dibawa kabur pelaku dengan berbocengan. Atas kejadian itu, korban melapor ke Polsek Krian untuk diproses lebih lanjut. "Masih dalam penyelidikan," ujar Iptu Aman, Kanit Reskrim Polsek Krian. (far/vga) Editor : Vega Dwi Arista