Selain menggelar razia di jalan raya, polisi juga mendatangi bengkel. Pemilik bengkel diminta untuk tidak melayani permintaan pergantian knalpot yang tak sesuai dengan spesifikasi alias brong.
"Karena selain menyebabkan suara yang bising, juga menyebabkan konsentrasi pengendara dan warga terganggu," ujar Kapolsek Wonoayu AKP Samad.
Dia menyebutkan, sejumlah petugas disebar ke beberapa bengkel, SPBU dan jalan raya untuk merazia motor yang menggunakan knalpot brong. Mereka juga mendatangi titik-titik tempat berkumpulnya pemuda yang membawa motor.
Ada belasan motor yang diketahui memakai knalpot brong. Pemilik motor lalu diminta untuk menggantinya langsung. Petugas juga mengecek kemungkinkan modifikasi item-item motor lainnya. Salah satunya ban motor.
"Kebetulan memang Sabtu malam kerap banyak motor yang melintas dan mengganggu kenyaman warga karena mereka menggunakan kanlpot brong," imbuhnya.
Mantan Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satreskrim Polresta Sidoarjo itu menambahkan, razia tersebut dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Terutama menjalang Natal dan tahun baru.
"Jika imbauan ini tidak diperhatikan maka tentu nanti akan ditindak. Mengapa? Karena keselamatan berkendara nomor satu, dan kenyamanan warga juga prioritas," jelasnya. (far/nis) Editor : Vega Dwi Arista