Penemuan mayat korban membuat anaknya, Novita terkejut bukan main. Dia langsung berteriak keluar rumah dan melapor kepada warga.
"Pagi sekali. Sekitar pukul 05.30 anak korban si Novita itu teriak. Ya teriak dan bilang katanya ibunya meninggal," ujar tetangga korban, Ruwika, 48.
Saat mengetahui korban sudah tak bernyawa, anak korban bersama beberapa kerabatnya yang lain kemudian berlari dan memberi tahu warga lainnya. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa setempat.
Pihak desa kemudian melaporkannya kepada Polsek Candi. Ruwika menyebut, jika anak korban sempat menggedor pintu rumah korban. Namun tak ada jawaban. Anak korban akhirnya bisa masuk ke dalam rumah korban usai meminta bantuan pamannya.
"Iya anak korban dibantu pamannya sempat menjebol pintu gembok. Akhirnya kan bisa masuk ke dalam rumah. Memang sejak kemarin (Minggu, Red) sudah tidak melihat korban," imbuhnya.
Informasi yang dihimpun Radar Sidoarjo, kematian Suwarsih dinilai janggal. Ada yang menyebut jika terdapat luka di tubuh korban. Korban juga langsung dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Porong menggunakan ambulans. Tim Inafis bersama tim Reskrim Polsek Candi juga sudah menggelar olah TKP.
Sementara itu, Kapolsek Candi Kompol Hari Siswo Suwarno enggan memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Dia meminta agar kejadian tersebut dikonfirmasi ke Polresta Sidoarjo.
Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono juga tidak mau berkomentar banyak. Dia belum bisa menjelaskan apakah korban tewas dibunuh atau karena faktor lain. "Kalau masalah ini, kami mohon waktu ya," ujarnya saat dikonfirmasi. (far/vga)
Editor : Vega Dwi Arista