Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Atap Roboh-Dinding Ambruk Akibat Kebakaran, Karyawan Pabrik Sepatu Diliburkan

Vega Dwi Arista • Kamis, 10 Maret 2022 | 23:03 WIB
TERJUNKAN LABFOR: Kondisi pabrik sepatu ludes usai dilahap api. Atap bangunan tampak ambruk dan rusak parah. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)
TERJUNKAN LABFOR: Kondisi pabrik sepatu ludes usai dilahap api. Atap bangunan tampak ambruk dan rusak parah. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)
SIDOARJO - Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran di CV Sweet Seventeen, Waru, Rabu (9/3) sore. Dugaan awal si jago merah muncul akibat korsleting listrik. Tim Labfor Polda Jatim bakal dikerahkan untuk mendalami kasus kebakaran yang menghanguskan pabrik sepatu di Jalan Raya Kundi No 17, Kepuhkiriman, Kecamatan Waru itu.

Kapolsek Waru Kompol Bunari mengungkapkan, kebakaran yang terjadi di samping Pasar Wadungasri itu tidak sampai menelan korban jiwa.

"Penyebab sementara adalah arus pendek atau korsleting," katanya, Kamis (10/3).

Bunari menambahkan, pihaknya juga bakal bekerjasama dengan Labfor Polda Jatim. Hal itu untuk mendalami penyebab kebakaran secara pasti. Polisi akan memeriksa sisa-sisa kebakaran di lokasi sebagai bahan pendalaman.

Kabid PMK Sidoarjo Nawari menegaskan, api pokok baru bisa dipadamkan Kamis sekitar pukul 03.30. Tapi setelah itu petugas PMK masih bekerja untuk pembasahan. Hingga Kamis siang pukul 12.00, mobil PMK juga masih nampak bersiaga di lokasi. "Antisipasi agar tidak ada percikan api lagi," imbuhnya.

Kondisi terkini pabrik produsen sepatu itu ludes dilahap api. Atapnya roboh, dinding-dinding juga ikut ambruk. Halaman depan pabrik juga nampak tergenang air sisa semprotan air dari petugas PMK.

"Seluruh karyawan berhasil menyelamatkan diri. Perusahaan sudah melakukan pendataan," sambung Nawari.

sementara itu, Siti, salah satu pegawai pabrik itu mengaku jika para karyawan diliburkan sementara waktu karena kejadian tersebut. Tetapi sejumlah karyawan memang tetap ada yang datang ke pabrik. Alasannya untuk melihat kondisi terkini.

"Sudah ada pengumuman libur," tuturnya.

Sementara aktivitas jual beli di Pasar Wadungasri sudah berjalan normal. Pedagang yang Rabu (9/3) malam mengeluarkan dagangan dari pasar juga sudah menata kembali dagangan ke lapak masing-masing. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#Karyawan #Ambruk #Kebakaran