Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Pelaku Pengeroyokan hingga Tewas Ternyata Pasukan Tarung Jalanan

Vega Dwi Arista • Sabtu, 9 Oktober 2021 | 01:05 WIB
SADIS: Empat pelaku utama pengeroyokan yang berhasil dibekuk polisi merupakan anggota pastajal. (LUKMAN AL FARISI/RADAR SIDOARJO)
SADIS: Empat pelaku utama pengeroyokan yang berhasil dibekuk polisi merupakan anggota pastajal. (LUKMAN AL FARISI/RADAR SIDOARJO)
SIDOARJO - Polisi akhirnya mengungkap motif pengeroyokan terhadap Reicky Vansa Irsyanda, 16, hingga tewas, Sabtu (25/9) lalu. Empat pelaku rupanya tak terima temannya juga dikeroyok orang tak dikenal di Bypass Krian.

Para pelaku merupakan anggota dari Pasukan Tarung Jalanan (Pastajal). Bahkan dua di antaranya merupakan remaja di bawah umur.

Keempat pelaku itu yaitu, Muhammad Yusuf Efendi, 20, warga Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Ahmad Irfan, F, 20, warga Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, MAM, 16, warga Patuk Kecamatan, Krian, dan MA, 16, warga Jatirejo, Krian.

"Keempat pelaku ini adalah pelaku utama yang menyebabkan korban meninggal saat dalam perawatan intensif di rumah sakit usai dikeroyok para pelaku," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (8/10).

Sebenarnya ada sekitar 20 pelaku yang saat itu secara bersama-sama menganiaya korban. Mereka menganiaya menggunakan tangan kosong, batu, senjata tajam, hingga tongkat besi. Aksi sadis itu membuat korban luka serius di dada dan kepalanya.

Anggota Pastajal itu sengaja berkumpul dan berniat balas dendam atas temannya yang dikeroyok kelompok balap liar sepekan sebelumnya. Polisi kini tengah melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya yang saat ini masih buron.

"Kami masih akan melihat perkembangan dan pemeriksaan pelaku. Namun yang kini sudah ditangkap ini rata-rata adalah pelaku utama," ujar Kusumo.

Menurutnya Pastajal memiliki anggota dari berbagai daerah. Mulai Mojokerto, Nganjuk, Jombang, Surabaya, Gresik, termasuk Sidoarjo. Pastajal sudah berdiri sejak satu tahun yang lalu. Mereka biasa hidup di warung-warung dan jalanan.

Atas kejadian itu, polisi berhasil mengumpulkan beberapa barang bukti. Di antaranya rekaman CCTV, potongan ruyong warna perak, tiga buah batu, lima batang kayu, pipa besi, senjata tajam, hingga peci, baju, celana dan sarung milik pelaku MA.

Usai melakukan aksinya para pelaku sempat berkumpul di lapangan Desa Bakalan Kecamatan Balongbendo. Tujuannya untuk membuang barang bukti, dan menghapus rekaman seluruh percakapan di aplikasi chatting serta rekaman video.

Sementara itu satu pelaku, Muhammad Yusuf Efendi, 20, tak hanya melakukan pengeroyokan di Bypass Balongbendo. Dia juga terlibat pengerusakan dan pencurian.

Aksi pengeusakan dan pencurian motor itu dilakukan bersama dua temannya, DBN, 19, warga Dusun Curug Desa Lengkonglor, Kluyuh Nganjuk dan MHF, 20, warga Dusun Pudak Sari RT 16/RW 06 Desa Puloniti, Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Perbuatan tersebut dilakukan di kawasan Wringin Anom Kabupaten Gresik sebelum melakukan pengeroyokan di Bypass Balongbendo. Korbannya YMT, 16, warga Dusun Sumber Jalin, RT 01/RW 04 Desa Sumber Rame, Wringin Anom, Gresik.

"Korban yang masih remaja itu juga telah dikeroyok oleh ketiga pelaku saat mengendarai motor Honda Tiger hingga mengalami luka-luka," kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (8/10).

Beruntung korban YMT masih selamat meski harus dilarikan ke rumah sakit. Usai puas mengeroyok YMT, ketiga pelaku juga merusak motor Honda Tiger nopol L 5528 BR milik korban. Bahkan karburator motor tersebut juga dicuri ketiga pelaku.

Muhammad Yusuf Efendi juga menjadi otak dari aksi pencurian karburator itu. Bahkan dia juga menjadi pelaku utama yang telah mengumpulkan anggota Pastajal yang ikut terlibat pengeroyokan di Balongbendo, Sabtu (25/9) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Balongbendo Iptu Nanang Mulyono mengatakan, salah satu pelaku yang terlibat pencurian dan juga pengeroyokan itu diduga tak hanya dilakukan sekali dan di satu lokasi saja. Namun juga di banyak lokasi. (far/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#Pengeroyokan #Pasukan Tarung Jalanan #Bypass Balongbendo #Tewas