Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bikin Macet, Sopir Bus yang Ngetem di Depan Exit Terminal Purabaya Sidoarjo Akan Ditilang

Suryanto • Senin, 9 Maret 2026 | 13:31 WIB

MACET: Bus sering ngetem menunggu penumpang di jalan depan exit Terminal Purabaya. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)
MACET: Bus sering ngetem menunggu penumpang di jalan depan exit Terminal Purabaya. (SURYANTO/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo menyiapkan langkah tegas terhadap sopir bus yang masih nekat berhenti atau ngetem di bahu Jalan Raya Waru. Persisnya jalan depan pintu keluar (exit) timur Terminal Purabaya.

Penindakan ini dilakukan menyusul molornya pengerjaan proyek perbaikan exit timur Terminal Purabaya Bungurasih yang memicu kemacetan panjang di jalur Sidoarjo menuju Surabaya.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putera, menegaskan bahwa pihaknya tidak lagi hanya memberikan imbauan. Sopir bus yang tetap melanggar akan langsung ditilang.

“Kami sudah melakukan sosialisasi berkali-kali. Selanjutnya akan kami tindak tegas dengan penilangan bagi sopir bus yang tidak mengindahkan aturan serta tidak melaksanakan kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas),” tegas AKP Yudhi, Senin (9/3).

Ia menyebut, kebiasaan bus berhenti di bahu jalan menjadi salah satu pemicu kepadatan lalu lintas di kawasan Waru, terutama pada jam sibuk pagi hari.

Kemacetan kembali terjadi pada Senin pagi di jalur menuju Surabaya akibat molornya pengerjaan pintu keluar Terminal Purabaya. Sejak pukul 06.00 WIB, antrean kendaraan sudah mengular hingga kawasan Pasmar Gedangan.

Untuk mengurai kepadatan, petugas kepolisian disiagakan di sepanjang jalur terdampak dengan jarak yang cukup rapat. Personel ditempatkan mulai dari pintu keluar terminal hingga ke bawah Flyover Waru, bahkan sampai menjangkau Bundaran Waru.

Di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah sopir bus yang mencoba berhenti di bahu jalan. Meski sudah ditegur, sebagian pengemudi tetap mencari celah sehingga terjadi aksi “kucing-kucingan” dengan petugas.

Menanggapi kondisi tersebut, Satlantas Polresta Sidoarjo juga memanfaatkan teknologi EDC Mobile yang disiapkan Ditlantas Polda Jatim. Perangkat ini memungkinkan petugas mendokumentasikan pelanggaran secara otomatis.

Data pelanggaran tersebut kemudian digunakan untuk menerbitkan surat tilang yang langsung dikirimkan kepada perusahaan otobus (PO) terkait.

Dengan penegakan hukum yang lebih tegas serta dukungan teknologi tersebut, polisi berharap para sopir bus dapat lebih disiplin dan tidak lagi menggunakan bahu Jalan Raya Waru sebagai tempat ngetem, sehingga arus lalu lintas menuju Surabaya bisa kembali lancar. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#ngetem #Macet #Purabaya #Tilang #Terminal