Satpol PP Sidoarjo Razia Pelajar Bolos di Warung Kopi, 9 Siswa Diamankan

Suryanto • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:50 WIB
KAGET: Sejumlah pelajar terjaring razia di sejumlah warung kopi di Sidoarjo. 
KAGET: Sejumlah pelajar terjaring razia di sejumlah warung kopi di Sidoarjo. 

RADAR SIDOARJO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo bersama Satpol PP Provinsi Jawa Timur menggelar razia pelajar yang membolos sekolah, Kamis (20/8).

Razia pelajar bolos ini menyasar sejumlah warung kopi dan tempat nongkrong yang berada di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menekan kenakalan remaja sekaligus meningkatkan kedisiplinan pelajar.

Baca Juga: Razia Serentak di Sidoarjo, Sita 1.696 Botol Miras, Gudang Berkedok Toko Vape Terbongkar

Petugas gabungan yang diterjunkan terdiri dari 20 personel Pleton 3 Satpol PP Sidoarjo, delapan personel Satpol PP Provinsi Jawa Timur, serta 13 personel Patmor.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran razia di antaranya Warkop Gayeng di pertigaan Desa Kemiri, warkop di belakang Rusunawa, Warkop Suli di Siwalanpanji, serta Warkop Kapling Siwalanpanji.

Baca Juga: Bupati Razia Penjualan Miras di Sidoarjo, Tiga Ruko Ditutup karena Salahi Aturan

Dalam razia tersebut, petugas mendapati sembilan pelajar berada di tempat nongkrong saat jam sekolah. Mereka kemudian diamankan untuk mendapatkan pembinaan.

Plt Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sidoarjo, Novianto Koesno Adi Putro, S.H., mengatakan razia dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja.

Baca Juga: Komisi C DPRD Sidoarjo Soroti Kebocoran Razia Krengseng Krian

"Hari ini kami melaksanakan operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) gabungan bersama Satpol PP Provinsi Jawa Timur. Langkah ini merupakan tindakan preventif, khususnya dalam menekan lonjakan kasus HIV-AIDS di Jawa Timur serta membatasi peredaran minuman beralkohol di kalangan remaja dan pelajar," ujar Novianto.

Menurutnya, para pelajar yang terjaring razia kemudian dibawa ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Sidoarjo untuk menjalani pendataan dan pembinaan.

Baca Juga: Razia Gabungan, Petugas Temukan Benda Terlarang di Rutan Medaeng Sidoarjo

"Siswa yang terjaring langsung kami amankan ke Makor Satpol PP Sidoarjo untuk mendapatkan pembinaan, sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing," tambahnya.

Novianto menegaskan, pembinaan tidak hanya berhenti pada razia. Jika ditemukan pelajar yang kembali mengulangi perbuatannya, Satpol PP Sidoarjo akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.

"Jika kedapatan mengulangi lagi, kami akan limpahkan ke Dinas Sosial agar ada efek jera. Ini penting untuk mencegah perilaku membolos, kumpul-kumpul tidak jelas, maupun potensi aksi kenakalan remaja lainnya di Kabupaten Sidoarjo," tegasnya.

Razia pelajar bolos tersebut berlangsung tertib, aman dan lancar. Kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelajar di Sidoarjo. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Warkop Razia Satpol PP Pelajar Sekolah