Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bupati Sidoarjo Ultimatum Direksi Baru Perumda Delta Tirta Jika Gagal Capai Target 

diky • Senin, 6 Juli 2026 | 17:42 WIB

Bupati Sidoarjo Subandi. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
Bupati Sidoarjo Subandi. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Seleksi jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo telah rampung. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan mengumumkan tiga nama yang akan mengisi jabatan Direktur Utama, Direktur Operasional, dan Direktur Pelayanan.

Tak hanya dituntut membawa perubahan, para direksi terpilih juga harus siap menerima konsekuensi apabila gagal memenuhi target kinerja. Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan, seluruh direksi yang akan dilantik telah menandatangani pakta integritas yang mewajibkan mereka mengundurkan diri jika dalam satu tahun tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Warga Gempolsari Masih Krisis Air Bersih, Bupati Sidoarjo Siapkan Bantuan Tangki PDAM

Pernyataan itu disampaikan Subandi saat memimpin apel akbar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Senin (6/7).

Menurut Subandi, proses seleksi telah selesai dan kini tinggal menunggu penyampaian administrasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Setelah seluruh tahapan tersebut rampung, direksi baru akan segera diumumkan dan mulai bekerja.

Baca Juga: PDAM Sidoarjo Mulai Bangun JDU dari Pondok Tjandra ke Tambak Oso, Target Rampung Akhir Desember

"Ini kita sudah selesai. Insyaallah minggu ini atau minggu depan kita daftarkan ke Kemendagri. Setelah selesai ya langsung kerja. Semua sudah settle. Sudah kita koordinasikan dengan tim pansel, Bupati, Wakil Bupati, semuanya sudah kita ajak koordinasi. Tinggal kita umumkan saja," ujarnya.

Ia memastikan pengumuman direksi baru ditargetkan dilakukan pada bulan ini. Masing-masing posisi telah memiliki satu kandidat yang dinyatakan lolos seleksi.

Baca Juga: Koordinasi Pengembang dan PDAM Sidoarjo Jadi Kunci Kelancaran Suplai Air Bersih

"Sudah terpilih. Juga ada komitmen, apabila dalam satu tahun tidak memenuhi target, ya siap mengundurkan diri. Itu sudah tertuang dalam pakta integritas yang kita siapkan," tegasnya.

Subandi menilai kebijakan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membenahi Perumda Delta Tirta agar dikelola secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: PDAM Delta Tirta Sidoarjo Pastikan Pemasangan Pipa Baru dan Suplai Air Gratis untuk Warga Alana Regency

"Pemerintah daerah tidak main-main dalam menentukan pimpinan, terutama di PDAM Delta Tirta Sidoarjo," katanya.

Ia juga menepis anggapan adanya praktik titipan dalam proses pemilihan direksi. Menurutnya, seluruh tahapan seleksi dilakukan berdasarkan kompetensi dan hasil asesmen sehingga menghasilkan pimpinan yang benar-benar profesional.

"Kita ingin profesional. Ini bagian dari pembenahan. Kalau ada titipan, nanti saat muncul persoalan jadinya ewuh pekewuh. Saya tidak mau seperti itu," ujarnya.

Subandi menambahkan, evaluasi terhadap direksi nantinya sepenuhnya didasarkan pada capaian kinerja, bukan karena faktor kedekatan maupun kepentingan tertentu.

"Kalau tidak mampu menjalankan fungsi sebagai Direktur PDAM, pelayanannya tidak profesional, ya kita berhentikan sesuai hasil evaluasi kinerjanya. Makanya kita membangun profesionalisme. Tujuannya mengubah mindset di Kabupaten Sidoarjo sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang masih menjadi beban PDAM di usia ke-48 ini," pungkasnya. (dik/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
#direksi #Target #Ultimatum #Bupati #PDAM