RADAR SIDOARJO - Sebuah rumah sederhana di RT 7 Dusun Kluwih, Desa Kebonagung, Kecamatan Porong, Sidoarjo, kini berdiri lebih layak dan nyaman untuk dihuni.
Di balik perubahan itu, terselip semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang diwujudkan oleh Lapas Kelas I Surabaya bersama Rutan Kelas I Surabaya dan Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya melalui program bedah rumah bagi warga kurang mampu.
Baca Juga: 50 Napi Risiko Tinggi Lapas Porong Sidoarjo Dipindah ke Nusakambangan
Program tersebut menyasar rumah milik Satuni yang sebelumnya dinilai tidak layak huni. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa jajaran Pemasyarakatan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan warga binaan, tetapi juga aktif memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, mengatakan bahwa program bedah rumah merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Pemasyarakatan untuk hadir di tengah masyarakat.
Baca Juga: Napi Kasus Pembunuhan Menikah di Lapas Porong Sidoarjo
"Kita menyaksikan secara langsung hasil dari semangat kebersamaan dan gotong royong melalui program bedah rumah yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar Sohibur, Rabu (10/6).
Menurutnya, program ini bukan hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan harapan baru, rasa aman, serta meningkatkan kualitas hidup bagi keluarga penerima manfaat.
Baca Juga: Enam Napi Lansia Lapas Porong Sidoarjo Dapat Remisi Kemanusiaan, Usia Tertua 83 Tahun
Ia mengatakan, keberadaan lapas tidak hanya sebatas menjalankan tugas pemasyarakatan, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.
"Keberadaan lapas tidak hanya menjalankan fungsi Pemasyarakatan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat," tegasnya.
Baca Juga: Lapas Porong Sidoarjo Perkuat Pembinaan dan Bekal Hidup Warga Binaan
Program bedah rumah tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung percepatan akses hunian layak bagi masyarakat. Pelaksanaannya dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Desa Kebonagung agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Sebelum pelaksanaan, proses pendataan dan verifikasi calon penerima bantuan dilakukan bersama pemerintah desa untuk memastikan program benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.
Peresmian rumah hasil bedah tersebut menjadi simbol kuat sinergi antar instansi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi antara Lapas Kelas I Surabaya, Rutan Kelas I Surabaya, Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya, pemerintah desa, serta unsur TNI-Polri menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kerja sama yang solid.
Sementara itu, Kepala Desa Kebonagung mengapresiasi kepedulian jajaran Pemasyarakatan yang telah membantu salah satu warganya memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut demi mendukung kesejahteraan masyarakat. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista